Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bahlil Buka Suara Soal Gaji Rangkap Menteri

    07-10-2026 - 16.55

    Ojol dan Kreator Konten Kini Resmi Jadi Pekerja

    07-10-2026 - 16.20

    Kabar Gembira Pekerja Kontrak Dapat Pesangon

    07-10-2026 - 14.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Bahlil Buka Suara Soal Gaji Rangkap Menteri
    • Ojol dan Kreator Konten Kini Resmi Jadi Pekerja
    • Kabar Gembira Pekerja Kontrak Dapat Pesangon
    • Truk Listrik Butuh Subsidi Segera
    • Bantuan Beras 30 Kg Cair Pekan Ini
    • Strategi Baru Pemerintah Dongkrak Properti
    • Misteri Perubahan Saham Bayan ke Haji Isam
    • Harga Minyak Dunia Melesat Tembus 100 Dolar
    Faktual News
    Home - Market - Strategi Baru Danantara Rampingkan BUMN
    Market

    Strategi Baru Danantara Rampingkan BUMN

    06-10-2026 - 12.2003 Mins Read0
    strategi baru danantara rampingkan bumn

    Faktual.news – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia tengah menyiapkan langkah besar untuk mereformasi wajah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Fokus utama pemerintah saat ini adalah melakukan perampingan besar-besaran guna menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih ramping, efisien, dan kompetitif. Rencana ambisius ini ditargetkan akan memasuki fase krusial pada awal tahun 2027 mendatang.

    CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa strategi yang akan dijalankan bukan sekadar memangkas jumlah perusahaan, melainkan melakukan transformasi menyeluruh. Setelah tahap konsolidasi berjalan, langkah berikutnya adalah optimalisasi aset, peningkatan produktivitas, serta penguatan efisiensi operasional. Selain itu, pemerintah juga berencana membuka pintu selebar-lebarnya bagi sektor swasta untuk terlibat dalam berbagai lini bisnis strategis.

    Strategi Baru Danantara Rampingkan BUMN
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dalam keterangannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rosan menjelaskan bahwa arah kebijakan ini telah dibahas langsung bersama Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan bahwa fokus utama di tahun 2027 adalah memastikan setiap aset yang dimiliki negara tidak hanya menjadi beban, tetapi mampu menghasilkan nilai tambah yang nyata.

    "Kami sedang melakukan optimalisasi aset-aset BUMN, meningkatkan produktivitas, serta efisiensi. Kami juga membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan sektor swasta atau dunia usaha," ujar Rosan.

    Salah satu poin menarik dalam strategi ini adalah kesediaan pemerintah untuk memberikan peran kepada sektor swasta pada bidang-bidang yang dinilai lebih efektif jika dikelola oleh pihak non-pemerintah. Menurut Rosan, BUMN tidak perlu memaksakan diri untuk mengerjakan seluruh lini bisnis sendirian jika perusahaan swasta memiliki kapabilitas yang lebih unggul. Pemerintah justru akan mendukung penuh kolaborasi tersebut demi kepentingan ekonomi nasional.

    Rosan menyoroti adanya ketimpangan antara besarnya aset yang dimiliki BUMN dengan arus kas serta pendapatan yang dihasilkan. Selama ini, banyak perusahaan pelat merah memiliki aset yang sangat masif, namun kontribusi pendapatan terhadap nilai aset tersebut masih tergolong kecil. Kondisi inilah yang menjadi alasan kuat mengapa optimalisasi aset menjadi prioritas utama Danantara.

    Terkait sektor mana yang akan menjadi prioritas, Rosan menyatakan bahwa pihaknya belum menetapkan sektor spesifik. Tim Danantara akan melakukan analisis mendalam terhadap seluruh aset negara, mulai dari infrastruktur jalan tol, bandara, pelabuhan, hingga sektor minyak dan gas bumi. Sebagai sovereign wealth fund, Danantara akan mengedepankan aspek perencanaan yang terukur dan terstruktur dengan mempertimbangkan tingkat keuntungan (yield) yang maksimal.

    Langkah perampingan ini merupakan kelanjutan dari upaya konsolidasi besar-besaran yang telah dimulai. Tercatat, Danantara telah mengonsolidasikan 258 BUMN dari sekitar 1.077 entitas yang ada. Target selanjutnya adalah mengonsolidasikan sekitar 300 entitas lainnya.

    Presiden Prabowo Subianto sendiri sebelumnya telah memberikan instruksi tegas untuk memangkas jumlah BUMN hingga tersisa sekitar 250 perusahaan. Langkah ini diambil untuk menekan biaya operasional (overhead) yang selama ini membengkak akibat terlalu banyaknya struktur direksi dan komisaris. Hingga saat ini, pemerintah dilaporkan telah menutup lebih dari 200 BUMN guna memastikan perusahaan negara bekerja lebih transparan, efisien, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Bahlil Buka Suara Soal Gaji Rangkap Menteri

      07-10-2026 - 16.55

      Ojol dan Kreator Konten Kini Resmi Jadi Pekerja

      07-10-2026 - 16.20

      Kabar Gembira Pekerja Kontrak Dapat Pesangon

      07-10-2026 - 14.55

      Truk Listrik Butuh Subsidi Segera

      07-10-2026 - 14.20

      Bantuan Beras 30 Kg Cair Pekan Ini

      07-10-2026 - 12.55

      Strategi Baru Pemerintah Dongkrak Properti

      07-10-2026 - 12.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Bahlil Buka Suara Soal Gaji Rangkap Menteri
      • Ojol dan Kreator Konten Kini Resmi Jadi Pekerja
      • Kabar Gembira Pekerja Kontrak Dapat Pesangon
      • Truk Listrik Butuh Subsidi Segera
      • Bantuan Beras 30 Kg Cair Pekan Ini

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.