Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mentan Amran Bakal Sikat Mafia Beras

    22-09-2026 - 14.55

    Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Inovasi Gila

    22-09-2026 - 14.20

    Bea Cukai Sita Impor Ilegal Rp27 M Modus Licik Terbongkar

    22-09-2026 - 12.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Mentan Amran Bakal Sikat Mafia Beras
    • Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Inovasi Gila
    • Bea Cukai Sita Impor Ilegal Rp27 M Modus Licik Terbongkar
    • Terungkap Misteri Uang Purbaya Buruan Kolektor
    • Gaji PNS Daerah Pindah Bank OJK Buka Suara
    • Harga Minyak Dunia Meroket Ada Apa Ini Pemicunya
    • UMKM Dipalak Brutal di Jogja Modus Baru Terungkap
    • Amran Gebrak Meja Bulog Wajib Banjiri Ritel
    Faktual News
    Home - Market - Bea Cukai Sita Impor Ilegal Rp27 M Modus Licik Terbongkar
    Market

    Bea Cukai Sita Impor Ilegal Rp27 M Modus Licik Terbongkar

    22-09-2026 - 12.5502 Mins Read0
    bea cukai sita impor ilegal rp27 m modus licik terbongkar

    faktual.news – Bea Cukai berhasil membongkar praktik penyelundupan barang impor ilegal bernilai fantastis, mencapai lebih dari Rp27 miliar. Penindakan ini menyasar komoditas strategis seperti beras dan ribuan bal pakaian bekas yang masuk tanpa izin resmi, sekaligus mengungkap modus operandi licik para pelaku.

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan mengumumkan keberhasilan operasi besar ini yang berlangsung sepanjang Agustus hingga September 2026. Dalam serangkaian penindakan di empat lokasi berbeda, petugas menyita total 30 kontainer berisi beras dan garam yang dimanipulasi, serta sekitar 1.435 bal pakaian bekas yang diduga kuat merupakan barang ilegal.

    Bea Cukai Sita Impor Ilegal Rp27 M Modus Licik Terbongkar
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menjelaskan bahwa para penyelundup menggunakan berbagai trik untuk mengakali sistem pengawasan. Modus utama adalah pemalsuan dokumen pabean atau misdeclaration, di mana barang-barang ilegal disamarkan sebagai komoditas lain yang tidak terkena larangan atau pembatasan impor.

    Salah satu taktik licik yang terungkap adalah menyembunyikan beras dan garam di antara barang lain, membuatnya seolah-olah adalah garam industri. Ini dilakukan untuk menghindari pengawasan ketat yang berlaku bagi impor beras dan garam konsumsi. Penataan barang di dalam kontainer juga diatur sedemikian rupa untuk mengelabui petugas saat pemeriksaan awal.

    Operasi masif ini mencakup empat titik krusial. Di Perairan Selat Malaka, Sumatera Utara, petugas berhasil mengamankan 430 bal pakaian bekas dari sebuah kapal motor, dengan estimasi nilai mencapai Rp3,4 miliar. Sementara itu, di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, 15 kontainer berisi beras dan garam senilai Rp7,85 miliar disita setelah disamarkan sebagai amonium klorida.

    Tidak berhenti di situ, di Kawasan Berikat Bogor, Jawa Barat, Bea Cukai menyita 5 kontainer beras dan garam dengan nilai Rp8,006 miliar. Puncak penindakan juga terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, di mana 9 kontainer yang memuat sekitar 1.005 bal pakaian bekas senilai Rp8,04 miliar berhasil diamankan. Barang-barang ini secara mencurigakan dimanifestasikan sebagai minyak nabati.

    Djaka Budhi Utama menegaskan, seluruh barang bukti yang disita kini berada di bawah pengamanan Bea Cukai untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini melalui jalur hukum, berkoordinasi erat dengan Korps Pengawas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Polri dan Kejaksaan Republik Indonesia.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Mentan Amran Bakal Sikat Mafia Beras

      22-09-2026 - 14.55

      Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Inovasi Gila

      22-09-2026 - 14.20

      Terungkap Misteri Uang Purbaya Buruan Kolektor

      22-09-2026 - 12.20

      Gaji PNS Daerah Pindah Bank OJK Buka Suara

      22-09-2026 - 10.55

      Harga Minyak Dunia Meroket Ada Apa Ini Pemicunya

      22-09-2026 - 10.20

      UMKM Dipalak Brutal di Jogja Modus Baru Terungkap

      22-09-2026 - 08.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Mentan Amran Bakal Sikat Mafia Beras
      • Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Inovasi Gila
      • Bea Cukai Sita Impor Ilegal Rp27 M Modus Licik Terbongkar
      • Terungkap Misteri Uang Purbaya Buruan Kolektor
      • Gaji PNS Daerah Pindah Bank OJK Buka Suara

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.