Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BPS Guncang Dunia Manufaktur: Indeks Baru Lebih Akurat dari BI?

    20-05-2026 - 05.20

    Bukan Krisis! Menkeu Purbaya Ungkap Biang Kerok Rupiah Lemah!

    19-05-2026 - 21.20

    Dasco Turun Tangan! Rupiah Terjun Bebas, Bank Indonesia Disorot!

    19-05-2026 - 14.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • BPS Guncang Dunia Manufaktur: Indeks Baru Lebih Akurat dari BI?
    • Bukan Krisis! Menkeu Purbaya Ungkap Biang Kerok Rupiah Lemah!
    • Dasco Turun Tangan! Rupiah Terjun Bebas, Bank Indonesia Disorot!
    • Stok Menipis! Harga Beras Melejit, BPS Beberkan Fakta
    • Rupiah Bangkit! Bos BI Bocorkan Waktu Penguatan
    • Purbaya Balas Pedas Kritik Asing: Data Eropa Bikin Melongo!
    • Dukungan BNI Hasilkan Juara Dunia! Leo/Daniel Guncang Thailand Open 2026!
    Faktual News
    Home - Market - WIKA Gedung Incar Kontrak Jumbo! Rp3 Triliun di 2026?
    Market

    WIKA Gedung Incar Kontrak Jumbo! Rp3 Triliun di 2026?

    28-11-2025 - 14.2002 Mins Read0

    Faktual News Jakarta – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), emiten konstruksi yang dikenal dengan nama WIKA Gedung, memasang target ambisius untuk tahun 2026. Perusahaan ini membidik perolehan kontrak baru senilai Rp3 triliun, sebuah langkah strategis untuk memperkuat posisinya di industri konstruksi nasional.

    Direktur QHSE dan Pemasaran WIKA Gedung, Tomo Dwi Hasputro, mengungkapkan optimisme ini dalam sebuah paparan publik yang digelar di Jakarta pada 28 November 2025. "Kami masih menargetkan nilai kontrak baru sebesar Rp3 triliun di tahun depan," ujarnya, menandakan kepercayaan diri perusahaan dalam menghadapi dinamika pasar.

    WIKA Gedung Incar Kontrak Jumbo! Rp3 Triliun di 2026?
    Gambar Istimewa : data:image

    Untuk mencapai target tersebut, WIKA Gedung akan memfokuskan diri pada bisnis konstruksi, dengan prioritas pada proyek-proyek yang didanai oleh APBN. Selain itu, perusahaan juga akan membidik proyek-proyek dari klaster BUMN, dengan alokasi sekitar 5-10 persen untuk sektor swasta.

    Namun, Tomo menekankan bahwa WIKA Gedung tidak hanya mengandalkan metode tender konvensional. "Salah satu strategi kami adalah melakukan diversifikasi," jelasnya, mengisyaratkan pendekatan yang lebih inovatif dan adaptif dalam mencari peluang bisnis.

    Sebagai bagian dari transformasi perusahaan, WIKA Gedung berencana untuk mengadopsi skema baru di tahun mendatang, berperan sebagai integrator proyek. Dalam skema ini, WIKA Gedung akan merancang proyek-proyek baru dengan menggandeng mitra investor pilihan, menciptakan sinergi yang saling menguntungkan.

    Hingga September 2025, WIKA Gedung telah mencatatkan order book atau total kontrak lama senilai Rp4,16 triliun dan kontrak baru sebesar Rp116 miliar. Komposisi order book kontrak lama menunjukkan bahwa 47 persen berasal dari proyek pemerintah, 33 persen dari BUMN, dan 20 persen dari sektor swasta. Hal ini mencerminkan diversifikasi portofolio proyek yang solid dan seimbang.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      BPS Guncang Dunia Manufaktur: Indeks Baru Lebih Akurat dari BI?

      20-05-2026 - 05.20

      Bukan Krisis! Menkeu Purbaya Ungkap Biang Kerok Rupiah Lemah!

      19-05-2026 - 21.20

      Dasco Turun Tangan! Rupiah Terjun Bebas, Bank Indonesia Disorot!

      19-05-2026 - 14.20

      Stok Menipis! Harga Beras Melejit, BPS Beberkan Fakta

      19-05-2026 - 05.20

      Rupiah Bangkit! Bos BI Bocorkan Waktu Penguatan

      18-05-2026 - 21.20

      Purbaya Balas Pedas Kritik Asing: Data Eropa Bikin Melongo!

      18-05-2026 - 14.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • BPS Guncang Dunia Manufaktur: Indeks Baru Lebih Akurat dari BI?
      • Bukan Krisis! Menkeu Purbaya Ungkap Biang Kerok Rupiah Lemah!
      • Dasco Turun Tangan! Rupiah Terjun Bebas, Bank Indonesia Disorot!
      • Stok Menipis! Harga Beras Melejit, BPS Beberkan Fakta
      • Rupiah Bangkit! Bos BI Bocorkan Waktu Penguatan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.