Faktual News – Analis MNC Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren pelemahannya. Dalam risetnya tanggal 26 Juni 2025, mereka memperkirakan IHSG akan menguji level 6.783-6.813 dalam jangka pendek. Namun, potensi koreksi yang lebih dalam hingga rentang 6.561-6.721 patut diwaspadai. Penutupan IHSG kemarin (25/6) di angka 6.832, turun 0,54 persen, menunjukkan tekanan jual yang signifikan.
Situasi ini mendorong MNC Sekuritas untuk merekomendasikan beberapa saham yang dinilai berpotensi memberikan keuntungan di tengah ketidakpastian pasar. Saham-saham tersebut antara lain PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ).

Untuk BBNI, yang terkoreksi 0,72 persen ke level 4.110, MNC Sekuritas menyarankan strategi Buy on Weakness di rentang 3.810-3.970, dengan target price 4.280 dan 4.550, serta stoploss di bawah 3.720. Mereka menilai BBNI masih rentan koreksi lebih lanjut.
BKSL, yang turun 6,57 persen ke level 128, juga direkomendasikan Buy on Weakness di kisaran 109-123, dengan target price 150 dan 162, serta stoploss di bawah 96. Analis melihat BKSL berada pada posisi yang rawan koreksi.
Sementara itu, PANI yang terkoreksi 3,39 persen ke 11.400, direkomendasikan Spec Buy di rentang 11.075-11.300, dengan target price 12.200 dan 13.075, dan stoploss di bawah 10.800. MNC Sekuritas memperkirakan koreksi PANI akan relatif terbatas.
Terakhir, ULTJ yang naik 3,46 persen ke 1.345, direkomendasikan Buy on Weakness di rentang 1.310-1.335, dengan target price 1.395 dan 1.475, serta stoploss di bawah 1.285. Meskipun menguat, potensi penguatan lanjutan masih terbuka.
Perlu diingat bahwa rekomendasi ini bersifat analisa teknikal dan investor disarankan untuk melakukan riset lebih lanjut sebelum mengambil keputusan investasi. Pasar saham memiliki risiko, dan potensi kerugian selalu ada.
