Faktual News Jakarta – Euforia mewarnai pasar modal Indonesia hari ini, Senin (24/11/2025), setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di level 8.570,25. Kinerja impresif ini menunjukkan penguatan sebesar 1,85 persen dibandingkan penutupan sebelumnya di 8.414,35.
Gelombang optimisme terlihat dari pergerakan saham, di mana 343 saham berhasil menguat, mengungguli 297 saham yang terkoreksi. Aktivitas perdagangan juga sangat ramai, dengan volume mencapai 49,97 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 2,55 juta kali, menghasilkan nilai transaksi fantastis sebesar Rp42,18 triliun.

Seluruh indeks sektoral turut merasakan dampak positif, dengan IDX30 melonjak 1,55 persen ke 447,05, LQ45 naik 2,09 persen ke 863,35, JII menguat 1,07 persen ke 582,75, dan Sri-Kehati bertambah 2,44 persen menjadi 388,21. Sektor properti memimpin penguatan dengan kenaikan 3,93 persen, diikuti sektor siklikal (2,54 persen), infrastruktur (2,36 persen), energi (2,33 persen), dan industrial (2,25 persen). Sektor keuangan juga mencatatkan kenaikan solid sebesar 1,14 persen.
Di sisi lain, sektor kesehatan menjadi satu-satunya yang mengalami koreksi tipis sebesar 0,10 persen, dengan saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 3,31 persen.
Beberapa saham yang menjadi bintang hari ini (top gainers) antara lain PT Bundamedik Tbk (BMHS), PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK), dan PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ). Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar (top losers) adalah PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), KLBF, dan PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA).
Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan KLBF tercatat sebagai saham yang paling aktif diperdagangkan hari ini.
