Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kinerja positif pada penutupan perdagangan 9 Juli 2025. IHSG melesat 0,57 persen, menutup perdagangan di level 6.943,92 setelah dibuka di angka 6.904,39. Kenaikan ini menunjukkan sentimen positif yang cukup kuat di pasar modal domestik.
Data dari RTI Business menunjukan geliat transaksi yang signifikan. Sebanyak 26,20 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi mencapai 1,06 juta kali, menghasilkan total nilai transaksi yang mengesankan, yakni Rp10,49 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 362 saham berhasil menguat, sementara 205 saham terkoreksi dan 226 saham lainnya stagnan.

Tren positif IHSG juga diikuti oleh mayoritas indeks sektoral. Indeks IDX30 naik 0,54 persen ke level 395,09, LQ45 meningkat 0,84 persen menjadi 768,78, Sri-Kehati menguat 0,56 persen ke angka 349,59, dan JII menunjukan performa terbaik dengan kenaikan 1,58 persen ke posisi 502,14. Hampir seluruh sektor mengalami penguatan, dengan sektor properti memimpin kenaikan sebesar 2,02 persen, disusul sektor bahan baku (1,41 persen), kesehatan (1,26 persen), non-siklikal (1,13 persen), dan industri (1,07 persen). Sektor infrastruktur, siklikal, keuangan, dan transportasi juga menunjukan pertumbuhan positif, meskipun dengan persentase yang lebih rendah. Hanya sektor teknologi yang mengalami sedikit pelemahan sebesar 0,29 persen, didorong penurunan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Beberapa saham mencuri perhatian dengan performa luar biasanya. Saham-saham seperti PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) masuk dalam daftar top gainers. Di sisi lain, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Cahaya Aero Services Tbk (CASS), dan PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) menjadi top losers. Sementara itu, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS), dan PT Sentul City Tbk (BKSL) menjadi tiga saham yang paling aktif diperdagangkan. Kinerja IHSG ini patut menjadi perhatian bagi para investor dan pelaku pasar modal.

