Faktual News IHSG berhasil menutup perdagangan hari ini, Jumat, 7 Juli 2025, dengan performa yang cukup menjanjikan. Indeks melesat ke zona hijau, mencapai angka 6.900,93, meningkat 0,52 persen dari posisi pembukaan di angka 6.865,19. Kenaikan ini menunjukkan sentimen positif yang cukup kuat di pasar saham domestik.
Data dari RTI Business mencatat dinamika yang menarik. Sebanyak 257 saham mengalami penguatan, sementara 306 saham terkoreksi, dan 226 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan terbilang ramai, dengan total volume transaksi mencapai 14,82 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp7,50 triliun. Frekuensi perdagangan pun tercatat sebanyak 885 ribu kali.

Kenaikan IHSG ini juga diikuti oleh penguatan mayoritas indeks sektoral. IDX30 misalnya, naik 0,67 persen ke level 395,76. LQ45 juga ikut menguat 0,52 persen menjadi 767,50. Sri-Kehati dan JII pun mencatatkan peningkatan masing-masing sebesar 0,02 persen dan 0,55 persen. Sektor siklikal, energi, teknologi, dan industri menjadi sektor-sektor yang paling menonjol dengan kenaikan di atas 0,40 persen. Hanya sektor kesehatan, transportasi, dan bahan baku yang mengalami pelemahan.
Beberapa saham berhasil mencuri perhatian sebagai top gainers, di antaranya PT Victoria Investama Tbk (VICO), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Di sisi lain, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI), PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR), dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) menjadi top losers. Saham-saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS), dan PT Sentul City Tbk (BKSL) tercatat sebagai saham yang paling aktif diperdagangkan. Pergerakan saham-saham ini patut menjadi perhatian bagi investor dalam mengamati tren pasar selanjutnya.
