Faktual News melaporkan, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses melanjutkan tren positifnya pada perdagangan sesi I, Selasa (17/6/2025). IHSG menutup sesi pertama dengan kenaikan 0,73 persen, mencapai level 7.169,50, naik dari pembukaan di angka 7.117,59. Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan total nilai transaksi mencapai Rp6,67 triliun, melibatkan 10,85 miliar saham yang diperdagangkan melalui 726 ribu kali transaksi.
Meskipun demikian, pergerakan IHSG tak seragam. Dari total saham yang diperdagangkan, 303 saham menunjukkan penguatan, sementara 276 saham terkoreksi dan 224 saham stagnan. Kenaikan IHSG didorong oleh kinerja mayoritas sektor, khususnya sektor siklikal yang melesat 1,63 persen, disusul sektor bahan baku (1,54 persen), transportasi (1 persen), dan infrastruktur (0,79 persen). Sektor keuangan, teknologi, properti, dan non-siklikal juga ikut berkontribusi positif, masing-masing naik 0,66 persen, 0,49 persen, 0,42 persen, dan 0,27 persen.

Namun, beberapa sektor justru mengalami pelemahan. Sektor energi mencatatkan penurunan 0,85 persen, disusul sektor industri (-0,54 persen) dan kesehatan (-0,31 persen). Pergerakan IHSG ini bertolak belakang dengan sebagian besar indeks bursa Asia. Hang Seng Index dan Shanghai Composite Index masing-masing turun 0,21 persen dan 0,10 persen, sementara Nikkei 225 Index Tokyo menunjukan penguatan 0,55 persen. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk memahami dinamika pasar dan proyeksi pergerakan IHSG selanjutnya.
