Faktual News melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi pertama perdagangan hari Rabu, 9 Juli 2025, dengan kinerja positif. IHSG berhasil mencapai level 6.931,77, meningkat 0,40 persen dari posisi pembukaan di angka 6.904,39. Kenaikan ini didorong oleh beberapa sentimen kunci yang menarik perhatian pelaku pasar.
Analis dari Pilarmas Investindo Sekuritas mencatat bahwa pelaku pasar sedang mencermati perkembangan tarif terbaru dari Amerika Serikat (AS). Konfirmasi Presiden AS Donald Trump terkait tidak adanya perubahan atau perpanjangan tarif tersebut menjadi perhatian utama. Kunjungan Menteri Koordinator Perekonomian RI ke AS untuk melanjutkan negosiasi tarif dagang pasca penetapan tarif tetap 32 persen oleh Trump (yang akan berlaku 1 Agustus mendatang) juga turut memberikan harapan akan kabar positif bagi pasar. Ekspektasi atas hasil negosiasi ini menjadi salah satu pendorong utama penguatan IHSG.

Selain sentimen eksternal tersebut, daya tarik pasar juga dipicu oleh sejumlah perusahaan yang melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) pada pekan ini. Hal ini berhasil meredam tekanan yang berpotensi menekan IHSG. Aktivitas perdagangan terbilang cukup tinggi, dengan volume transaksi mencapai 9,96 miliar saham, frekuensi 638 ribu kali, dan nilai transaksi total Rp5,38 triliun.
Dari sisi sektoral, sebagian besar sektor mengalami penguatan. Sektor properti dan bahan baku memimpin kenaikan dengan masing-masing 1,08 persen. Sektor infrastruktur (0,94 persen), kesehatan (0,81 persen), siklikal (0,73 persen), non-siklikal (0,26 persen), energi (0,22 persen), dan keuangan (0,11 persen) juga mencatat pertumbuhan positif. Hanya sektor industri (-0,19 persen), teknologi (-0,17 persen), dan transportasi (-0,15 persen) yang mengalami koreksi. Kondisi ini menunjukkan optimisme yang cukup kuat di pasar saham domestik.
Tren positif IHSG juga sejalan dengan penguatan mayoritas indeks bursa Asia. Nikkei 225 Index Tokyo naik 0,25 persen dan Shanghai Composite Index Shanghai menguat 0,38 persen. Hanya Hang Seng Index yang mengalami pelemahan (-0,96 persen). Secara keseluruhan, sentimen global yang cenderung positif turut berkontribusi pada kinerja IHSG hari ini.
