Faktual News mengawali pekan ini dengan kabar terkini seputar IHSG. Pergerakan indeks dibuka dengan sedikit drama; awal perdagangan menunjukkan angka hijau di 7.905,34, namun tak berlangsung lama. IHSG langsung berbalik arah, mengalami pelemahan 0,05 persen dan parkir di angka 7.894,43 pada pukul 09.00 WIB (19/8).
Data perdagangan menunjukkan aktivitas yang cukup signifikan. Sebanyak 864,11 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi 59 ribu kali transaksi, menghasilkan total nilai transaksi mencapai Rp582,34 miliar. Dari sisi saham individual, terdapat 101 saham yang terkoreksi, 256 saham menguat, dan 255 saham stagnan.

Analisis Phintraco Sekuritas memprediksi koreksi berlanjut. Indikator Stochastic RSI IHSG mendekati area overbought, dibarengi peningkatan volume jual yang signifikan. Hal ini mengindikasikan potensi koreksi lebih dalam, bahkan berpeluang menutup gap down di level 7.800. Pelemahan ini, menurut Phintraco, merupakan aksi profit taking pasca penguatan signifikan pekan lalu yang mencapai level intraday tertinggi di 8.017, sebelum akhirnya ditutup melemah di 7.898,38 (turun 0,41 persen) pada Jumat (15/8). Libur panjang akhir pekan lalu juga turut mempengaruhi.
Minggu ini, investor akan mencermati sejumlah agenda penting. Pertemuan bank sentral dunia di Simposium Jackson Hole (21-23 Agustus 2025) menjadi sorotan utama. Pidato Jerome Powell, Chairman The Fed, pada Jumat (22/8), sangat dinantikan untuk melihat indikasi arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya. Selain itu, investor akan mengamati FOMC Minutes (21/8), data sektor perumahan AS, serta indeks PMI dari berbagai negara, termasuk AS, Euro Area, Inggris, Jepang, Australia, dan India. Di dalam negeri, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (20/8) yang diperkirakan mempertahankan BI Rate di level 5,25 persen juga akan menjadi fokus perhatian.

