Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Priok Memanas Ribuan Kontainer Tak Bergerak

    17-06-2026 - 05.20

    Jepang Guncang Dunia Suku Bunga Melonjak

    17-06-2026 - 02.20

    Terkuak Anggaran Fantastis Kompor Listrik 2027

    16-06-2026 - 21.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Priok Memanas Ribuan Kontainer Tak Bergerak
    • Jepang Guncang Dunia Suku Bunga Melonjak
    • Terkuak Anggaran Fantastis Kompor Listrik 2027
    • Jangan Kaget Muharram Bisa Ubah Nasib Ekonomi
    • Terungkap Strategi Bahlil Terangi Pelosok Negeri
    • Program Makan Gratis Disetop Audit Dapur Digelar
    • Terungkap Biang Kerok Inflasi Mei 2026 Bikin Kaget
    • Aset Triliunan MBG Tetap Dipakai Ini Alasan BGN
    Faktual News
    Home - Market - Priok Memanas Ribuan Kontainer Tak Bergerak
    Market

    Priok Memanas Ribuan Kontainer Tak Bergerak

    17-06-2026 - 05.2002 Mins Read0
    priok memanas ribuan kontainer tak bergerak

    faktual.news – Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara kini menjadi sorotan tajam setelah terungkapnya tumpukan ribuan kontainer yang menggunung dan tak kunjung diambil pemiliknya. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Djaka Budi Utama membeberkan bahwa sekitar 10 ribu peti kemas masih teronggok di area pelabuhan. Mirisnya beberapa di antaranya adalah milik produsen otomotif besar seperti BYD dan Wuling.

    Djaka menjelaskan, penumpukan masif ini terjadi lantaran para importir enggan segera mengeluarkan barang mereka. Padahal, seluruh proses administrasi kepabeanan telah rampung dan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang SPPB sudah diterbitkan. Kontainer-kontainer ini bahkan sudah lebih dari dua minggu berada di lokasi tanpa pergerakan berarti.

    Priok Memanas Ribuan Kontainer Tak Bergerak
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Alasan di balik fenomena ini cukup mengejutkan. Perusahaan-perusahaan importir diduga sengaja memanfaatkan fasilitas penyimpanan di pelabuhan karena biaya yang jauh lebih murah dibandingkan menyewa gudang di luar. "Ini yang dimanfaatkan oleh perusahaan karena kesulitan tempat di luar. Mengingat biaya yang lebih murah daripada di luar, mereka memanfaatkan fasilitas itu," kata Djaka dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI.

    Menyikapi kondisi ini Bea Cukai berencana mengambil langkah tegas. Mereka akan mendorong pemindahan kontainer-kontainer tersebut ke lini dua atau area di luar pelabuhan. Upaya ini diharapkan dapat memaksa importir untuk segera mengeluarkan barang mereka dari kawasan pelabuhan yang semakin sesak.

    Isu penumpukan kontainer ini sebelumnya juga sempat menjadi perhatian Menteri Keuangan. Pada awal Juni lalu Menteri Keuangan melakukan inspeksi mendadak ke Pelabuhan Tanjung Priok setelah menerima laporan penumpukan ribuan kontainer impor. Hasil sidak menguatkan dugaan bahwa banyak peti kemas yang sudah selesai proses kepabeanannya namun sengaja dibiarkan berbulan-bulan.

    Menteri Keuangan kala itu juga menduga motif ekonomi menjadi pemicu utama. Biaya denda atau penyimpanan di pelabuhan yang lebih rendah dibandingkan sewa gudang di luar menjadi daya tarik bagi importir. "Mungkin karena dendanya lebih murah. Mereka biarkan saja di sini barangnya. Mereka mungkin hitungnya di sini lebih murah dibandingkan kalau mereka sewa gudang di luar sana," ujarnya.

    Oleh karena itu Menteri Keuangan telah meminta Direktur Jenderal Bea dan Cukai serta Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan untuk segera mengkaji regulasi baru. Aturan ini diharapkan dapat mencakup sanksi tegas bagi importir yang terlalu lama meninggalkan barangnya di pelabuhan. Namun penegasan juga diberikan bahwa kebijakan baru ini harus diterapkan secara adil dan tidak memberatkan pelaku usaha yang masih dalam batas waktu wajar.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Jepang Guncang Dunia Suku Bunga Melonjak

      17-06-2026 - 02.20

      Terkuak Anggaran Fantastis Kompor Listrik 2027

      16-06-2026 - 21.20

      Jangan Kaget Muharram Bisa Ubah Nasib Ekonomi

      16-06-2026 - 18.20

      Terungkap Strategi Bahlil Terangi Pelosok Negeri

      16-06-2026 - 14.20

      Program Makan Gratis Disetop Audit Dapur Digelar

      16-06-2026 - 08.20

      Terungkap Biang Kerok Inflasi Mei 2026 Bikin Kaget

      16-06-2026 - 05.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Priok Memanas Ribuan Kontainer Tak Bergerak
      • Jepang Guncang Dunia Suku Bunga Melonjak
      • Terkuak Anggaran Fantastis Kompor Listrik 2027
      • Jangan Kaget Muharram Bisa Ubah Nasib Ekonomi
      • Terungkap Strategi Bahlil Terangi Pelosok Negeri

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.