Faktual.news – PT Pertamina (Persero) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional melalui ajang bergengsi The Best Contact Center Indonesia (TBCCI) 2026. Perusahaan energi milik negara tersebut berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus dalam ajang yang menjadi tolok ukur kualitas layanan pelanggan di Indonesia tersebut.
Pencapaian ini mencakup berbagai kategori penting yang menunjukkan kekuatan Pertamina dalam mengelola komunikasi dengan publik. Salah satu penghargaan yang berhasil diraih adalah predikat Silver pada kategori The Best Service Quality Management Team (Small). Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas manajemen kualitas layanan yang dijalankan oleh tim internal perusahaan.

Tak hanya itu, keunggulan Pertamina juga terlihat pada sektor layanan digital. Perusahaan berhasil menyabet dua penghargaan dalam kategori The Best Agent Digital Email Publik, yakni predikat Silver dan Bronze. Prestasi individu ini diraih oleh dua Customer Relation Officer (CRO) andalan Pertamina, yaitu Robiat Ul Auliah yang mendapatkan predikat Silver, serta Tony Dwi Kuswara yang meraih predikat Bronze. Keduanya dinilai sangat mumpuni dalam merespons serta memberikan solusi atas berbagai kebutuhan informasi masyarakat melalui kanal email resmi perusahaan.
Sementara itu, keberhasilan di kategori manajemen kualitas layanan (The Best Service Quality Management Team) dipersembahkan oleh tim layanan informasi publik Pertamina, yang diwakili oleh Dahlia dan Della Evriliana. Deretan penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen berkelanjutan Pertamina dalam menyediakan akses informasi yang transparan dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengungkapkan bahwa raihan ini merupakan suntikan semangat atau energi tambahan bagi perusahaan. Menurutnya, pencapaian ini harus menjadi pemacu untuk terus meningkatkan standar layanan informasi kepada publik. Baron menekankan pentingnya akurasi dalam setiap respons yang diberikan kepada masyarakat.
"Setiap pertanyaan dan masukan yang masuk dari masyarakat harus ditangani dengan sangat cermat, jelas, dan akurat. Hal ini sangat krusial untuk mencegah penyebaran disinformasi maupun berita bohong (hoaks) yang dapat merugikan publik," ujar Baron dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, Baron menjelaskan bahwa kualitas layanan informasi yang unggul tidak datang secara instan, melainkan hasil dari sinergi tim yang solid, pengelolaan proses yang sistematis, serta ketangkasan petugas dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, Pertamina berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi secara berkala dan mendorong peningkatan kompetensi para pegawainya atau yang akrab disebut sebagai perwira Pertamina.
Penghargaan ini juga menjadi landasan bagi Pertamina untuk memperkuat strategi komunikasi dua arah. Dengan adanya interaksi yang sehat antara perusahaan dan masyarakat, Pertamina berharap dapat menciptakan pengalaman layanan yang semakin memuaskan dan tepercaya di masa mendatang.


