Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru Bahlil Kelola Tambang RI

    30-10-2026 - 16.20

    Pajak Digital Segera Berlaku November 2026

    30-10-2026 - 14.55

    Laba bank bjb Meroket Tajam

    30-10-2026 - 14.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Baru Bahlil Kelola Tambang RI
    • Pajak Digital Segera Berlaku November 2026
    • Laba bank bjb Meroket Tajam
    • Misteri Penggeledahan Kantor Bea Cukai Kudus
    • Strategi Baru Bank Jatim Dongkrak Ekonomi
    • Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam
    • IHSG Terperosok Tajam ke Level Psikologis
    • Ekonomi Indonesia Sedang Tidak Baik Baik Saja
    Faktual News
    Home - Market - Pajak Digital Segera Berlaku November 2026
    Market

    Pajak Digital Segera Berlaku November 2026

    30-10-2026 - 14.5503 Mins Read0
    pajak digital segera berlaku november 2026

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia bersiap melakukan langkah besar dalam memperkuat fondasi fiskal negara melalui penerapan pajak digital (digital taxation) yang dijadwalkan mulai berlaku pada 9 November 2026. Kebijakan strategis ini dirancang untuk menutup celah kebocoran pendapatan negara yang selama ini belum tersentuh oleh sistem perpajakan konvensional.

    Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa skema pemungutan pajak baru ini akan melibatkan berbagai sektor keuangan secara masif. Tidak hanya bank pemerintah dan swasta, perusahaan teknologi finansial (fintech) hingga raksasa platform e-commerce juga akan memegang peran penting dalam proses pemungutan dan penyetoran pajak tersebut.

    Pajak Digital Segera Berlaku November 2026
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Semua bank pemerintah, bank swasta, dan semua fintech termasuk Shopee, Lazada, GoTo, dan sebagainya harus ikut memungut dan menyetor pajak yang selama ini belum dipungut," tegas Hashim dalam paparannya pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2026 di Jakarta.

    Langkah revolusioner ini tidak hanya mengandalkan metode manual, melainkan akan memanfaatkan kemajuan teknologi terkini. Pemerintah berencana mengintegrasikan teknologi elektronik, teknologi informasi (IT), hingga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk memastikan setiap transaksi digital dapat terdeteksi dan dipungut pajaknya secara akurat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

    Urgensi penerapan pajak digital ini didorong oleh kondisi rasio penerimaan negara Indonesia yang masih tertinggal jauh dibandingkan negara-negara tetangga. Saat ini, total penerimaan negara yang mencakup pajak, cukai, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) baru menyentuh angka 12 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini jauh di bawah Kamboja yang mencapai 18 persen, atau India yang sudah menyentuh angka 20 persen.

    Hashim memproyeksikan bahwa dengan optimalisasi teknologi, Indonesia memiliki potensi besar untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Jika rasio penerimaan negara dapat menyamai Kamboja, terdapat potensi tambahan pendapatan negara yang sangat fantastis, yakni mencapai Rp1.500 triliun setiap tahunnya.

    "Enam persen dari yang tercatat adalah Rp25 ribu triliun. Jadi, enam persennya itu setara dengan Rp1.500 triliun. Itulah yang seharusnya kita terima setiap tahun sebagai tambahan pendapatan," tambahnya.

    Selain untuk mengejar pertumbuhan ekonomi, kebijakan ini juga menjadi kunci untuk memperbaiki kondisi fiskal nasional, terutama dalam menekan defisit APBN yang saat ini berada di kisaran Rp500 triliun hingga Rp600 triliun. Hashim menilai, jika kinerja aparat pajak dan bea cukai berjalan optimal, Indonesia bahkan berpotensi meraih surplus hingga Rp900 triliun.

    Menurutnya, tantangan utama Indonesia saat ini bukanlah lemahnya ekonomi nasional, melainkan belum maksimalnya kinerja aparat dalam mengumpulkan hak negara. Dengan penerapan pajak digital yang lebih efisien dan transparan, diharapkan kondisi fiskal Indonesia dapat lebih stabil dan menjadi lebih kuat di mata pengamat maupun lembaga internasional.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Strategi Baru Bahlil Kelola Tambang RI

      30-10-2026 - 16.20

      Laba bank bjb Meroket Tajam

      30-10-2026 - 14.20

      Misteri Penggeledahan Kantor Bea Cukai Kudus

      30-10-2026 - 12.55

      Strategi Baru Bank Jatim Dongkrak Ekonomi

      30-10-2026 - 12.20

      Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam

      30-10-2026 - 10.55

      IHSG Terperosok Tajam ke Level Psikologis

      30-10-2026 - 10.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Baru Bahlil Kelola Tambang RI
      • Pajak Digital Segera Berlaku November 2026
      • Laba bank bjb Meroket Tajam
      • Misteri Penggeledahan Kantor Bea Cukai Kudus
      • Strategi Baru Bank Jatim Dongkrak Ekonomi

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.