Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Misteri Saham BYAN Jatuh Meski Kuota Batubara Nambah

    21-09-2026 - 18.20

    Awal Pekan Suram IHSG Terjun Bebas Ada Apa

    21-09-2026 - 16.55

    Musim Kemarau Petani Wonogiri Panen Cuan

    21-09-2026 - 16.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Misteri Saham BYAN Jatuh Meski Kuota Batubara Nambah
    • Awal Pekan Suram IHSG Terjun Bebas Ada Apa
    • Musim Kemarau Petani Wonogiri Panen Cuan
    • Bea Cukai Siap Sikat Habis Penyelundup Dari Hulu
    • DJP Kemenkeu Tegas Bantah Isu Data Bocor
    • Kemenkeu Rombak Total Pejabat Pentingnya Terkuak
    • Mooncake JW Marriott 2026 Paling Dinanti
    • Keluarga Miskin Jaksel Kini Jadi Jutawan Kuliner
    Faktual News
    Home - Market - Misteri Saham BYAN Jatuh Meski Kuota Batubara Nambah
    Market

    Misteri Saham BYAN Jatuh Meski Kuota Batubara Nambah

    21-09-2026 - 18.2002 Mins Read0
    misteri saham byan jatuh meski kuota batubara nambah

    faktual.news – Kejutan melanda pasar modal pada perdagangan Senin (21/9) saat saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) justru anjlok drastis. Fenomena ini terjadi di tengah kabar gembira mengenai persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 untuk tiga anak usaha perseroan yang baru saja diterbitkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Saham emiten pertambangan batubara raksasa ini ditutup merosot 5,06 persen, parkir di level Rp13.125 per saham, memicu tanda tanya besar di kalangan investor.

    Sepanjang sesi perdagangan, saham BYAN membuka hari di angka Rp13.750. Meskipun sempat menanjak hingga menyentuh level tertinggi Rp13.875, tekanan jual yang masif menyeretnya hingga titik terendah Rp12.100 sebelum akhirnya ditutup di posisi merah. Aktivitas transaksi menunjukkan volume perdagangan yang cukup tinggi, mencapai 7,646 juta saham dengan total nilai transaksi fantastis sebesar Rp102,2 miliar, yang terbagi dalam 7.123 kali frekuensi perdagangan.

    Misteri Saham BYAN Jatuh Meski Kuota Batubara Nambah
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Padahal, angin segar baru saja berembus dari Kementerian ESDM. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Tri Winarno secara resmi mengonfirmasi bahwa RKAB 2026 untuk tiga entitas anak usaha BYAN telah disetujui. Persetujuan ini membawa kabar baik berupa penambahan jatah produksi batubara yang signifikan, diperkirakan mencapai antara 15 hingga 20 juta ton. Tri menegaskan bahwa seluruh proses evaluasi persyaratan teknis dan matriks perusahaan telah rampung.

    "Sudah, kalau sekarang sudah (penerbitan RKAB untuk Bayan)," ujar Tri saat ditemui di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, pada hari yang sama. Ia menambahkan, angka pasti penambahan kuota produksi berada di kisaran belasan hingga duapuluhan juta ton. "Angkanya berapa ya? 15-an (juta ton) apa 20 (juta ton) ya? Ya in between itu lah," jelasnya, mengindikasikan peningkatan kapasitas produksi yang substansial bagi perusahaan.

    Meski demikian, Tri Winarno juga menepis spekulasi yang mengaitkan terbitnya persetujuan RKAB ini dengan isu pergantian pemegang saham di tubuh perusahaan. Ia dengan tegas menyatakan bahwa perubahan kepemilikan saham tidak dapat serta-merta dihubungkan dengan perizinan operasional tanpa melalui prosedur hukum yang sah dari pemerintah. "Pergantian pemegang saham itu harus seizin menteri. Jadi kalau misalnya itu apa itu namanya? Baru kesepakatan awal ya silakan saja. Tapi bahwa perubahan pemegang saham itu baru sah apabila sudah mendapat persetujuan menteri. Clear kalau itu, udah lama itu," pungkas Tri, meluruskan informasi yang beredar di publik.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Awal Pekan Suram IHSG Terjun Bebas Ada Apa

      21-09-2026 - 16.55

      Musim Kemarau Petani Wonogiri Panen Cuan

      21-09-2026 - 16.20

      Bea Cukai Siap Sikat Habis Penyelundup Dari Hulu

      21-09-2026 - 12.55

      DJP Kemenkeu Tegas Bantah Isu Data Bocor

      21-09-2026 - 12.20

      Kemenkeu Rombak Total Pejabat Pentingnya Terkuak

      21-09-2026 - 10.55

      Mooncake JW Marriott 2026 Paling Dinanti

      21-09-2026 - 10.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Misteri Saham BYAN Jatuh Meski Kuota Batubara Nambah
      • Awal Pekan Suram IHSG Terjun Bebas Ada Apa
      • Musim Kemarau Petani Wonogiri Panen Cuan
      • Bea Cukai Siap Sikat Habis Penyelundup Dari Hulu
      • DJP Kemenkeu Tegas Bantah Isu Data Bocor

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.