Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Langkah Ajaib BGN Selamatkan Peternak Lokal

    13-08-2026 - 14.20

    Kabar Baik Pedagang Online Pajak Ditunda

    13-08-2026 - 08.20

    Mega Proyek Rp3 T Akhiri Polemik Sampah DIY

    13-08-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Langkah Ajaib BGN Selamatkan Peternak Lokal
    • Kabar Baik Pedagang Online Pajak Ditunda
    • Mega Proyek Rp3 T Akhiri Polemik Sampah DIY
    • Tol Tanpa Henti MLFF Siap Diuji Lagi Ini Bocorannya
    • Zulhas Bongkar Alasan Pergantian Kepala BGN
    • OJK Ungkap Pembiayaan UMKM Triliunan Rupiah Ini Kendalanya
    • Dana Amal Istiqlal Diputar di Bursa Saham Terungkap
    • Wamendag Ungkap Jurus Jitu Ekspor RI Melejit
    Faktual News
    Home - Market - Mentan Amran Siap Sikat Mafia Pakan Ayam
    Market

    Mentan Amran Siap Sikat Mafia Pakan Ayam

    11-08-2026 - 21.2003 Mins Read0
    mentan amran siap sikat mafia pakan ayam

    faktual.news – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melayangkan ancaman keras bagi para importir pakan ayam yang terbukti memanipulasi harga di pasaran. Amran menegaskan, izin impor perusahaan yang kedapatan bermain curang akan dicabut tanpa kompromi. Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) akan segera bergerak, memulai investigasi terhadap salah satu perusahaan yang diduga terlibat praktik nakal ini mulai Rabu (12/8).

    Dalam keterangan resminya di Surabaya, Selasa (11/8), Amran menyatakan keseriusan pemerintah dalam menindak tegas. "Ada satu perusahaan yang terindikasi nakal. Kami telah meminta Satgas Pangan dari Mabes Polri untuk segera memeriksanya, insyaallah besok. Jika terbukti, izinnya akan saya cabut," tegas Amran, tanpa menyebut identitas perusahaan tersebut.

    Mentan Amran Siap Sikat Mafia Pakan Ayam
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Amran menekankan bahwa tidak akan ada ruang bagi pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kesulitan peternak. "Jangan ada yang berani bermain-main. Kami tidak akan memberi toleransi. Sekali izin dicabut, selama kami menjabat, izin impor tidak akan pernah diberikan kembali," ujarnya dengan nada tegas.

    Kondisi ini mencuat menyusul keluhan para peternak ayam di berbagai daerah yang menghadapi lonjakan biaya produksi. Di sisi lain, harga jual telur justru tertekan, membuat posisi ekonomi peternak semakin terhimpit. Amran menegaskan bahwa pemerintah berada di tengah, berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan pengusaha dan kesejahteraan peternak. Ia mempertanyakan kenaikan harga pakan, terutama karena izin impor berada di bawah kewenangan Kementerian Pertanian.

    "Harga pakan dinaikkan, padahal izinnya dari kami. Mereka yang untung besar, kami yang justru dituding. Ini dosa apa? Tidak boleh begini. Kami menyayangi pengusaha, kami juga menyayangi peternak kecil. Kami ada di tengah, memastikan semua bisa tumbuh bersama," jelasnya.

    Untuk meringankan beban produksi, pemerintah memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Bulog akan terus berlanjut hingga akhir tahun. Selain itu, pemerintah juga mendorong penyerapan telur hasil produksi peternak. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) diwajibkan menyerap telur sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

    "Sudah ada instruksi dan surat edaran bahwa wajib menyerap sesuai juknis. Ini kami lakukan demi seluruh peternak di Indonesia," kata Amran. Pemerintah juga berkomitmen menjaga Harga Pembelian Pemerintah (HPP) telur di tingkat peternak. Menurut Amran, pengendalian harga pakan dan kepastian harga telur harus berjalan seiringan agar bantuan tidak hanya bersifat parsial. "Kami sepakat bertanggung jawab atas HPP telur, namun harga pakan juga harus dijaga agar tidak melambung tinggi. Jangan mengambil kesempatan dalam kesempitan," imbuhnya.

    Sementara itu, Kombes Pol Derry Agung Wijaya dari Satgas Pangan menjelaskan bahwa setiap laporan dugaan permainan harga tidak serta-merta dikategorikan sebagai tindak pidana. Pemeriksaan mendalam akan dilakukan untuk melihat kondisi lapangan. "Perbedaan harga antara patokan pemerintah dan kondisi pasar tidak langsung berarti ada unsur pidana. Namun, jika ditemukan indikasi penekanan harga, kami akan telusuri apakah mengandung unsur pidana atau tidak," terangnya. Jika terbukti ada pelanggaran, penanganannya akan disesuaikan. Dugaan praktik monopoli akan diteruskan ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), sedangkan unsur pidana akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

    Sebelumnya, sejumlah produsen dan peternak ayam petelur di Sulawesi Selatan menyuarakan keresahan mereka dalam aksi di depan kantor Gubernur pada Senin (10/8). Mereka menuntut transparansi harga bahan baku pakan impor, mekanisme pembentukan harga, data impor, hingga distribusinya, mengingat biaya pakan merupakan beban terbesar dalam produksi. Peternak juga meminta pemerintah memperbesar penyerapan telur melalui berbagai program, termasuk MBG dan bantuan sosial, serta meminta Satgas Pangan mengawasi harga di tingkat peternak dan menindak pembeli besar yang membeli telur di bawah harga acuan. Selain itu, mereka mendesak perbaikan data produksi dan ketersediaan jagung, serta pengaturan impor berdasarkan pasokan domestik, termasuk pembatasan izin dan populasi ayam petelur skala besar untuk mengatasi kelebihan pasokan yang menekan harga telur.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Langkah Ajaib BGN Selamatkan Peternak Lokal

      13-08-2026 - 14.20

      Kabar Baik Pedagang Online Pajak Ditunda

      13-08-2026 - 08.20

      Mega Proyek Rp3 T Akhiri Polemik Sampah DIY

      13-08-2026 - 05.20

      Tol Tanpa Henti MLFF Siap Diuji Lagi Ini Bocorannya

      13-08-2026 - 02.20

      Zulhas Bongkar Alasan Pergantian Kepala BGN

      12-08-2026 - 18.20

      OJK Ungkap Pembiayaan UMKM Triliunan Rupiah Ini Kendalanya

      12-08-2026 - 14.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Langkah Ajaib BGN Selamatkan Peternak Lokal
      • Kabar Baik Pedagang Online Pajak Ditunda
      • Mega Proyek Rp3 T Akhiri Polemik Sampah DIY
      • Tol Tanpa Henti MLFF Siap Diuji Lagi Ini Bocorannya
      • Zulhas Bongkar Alasan Pergantian Kepala BGN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.