Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang

    12-10-2026 - 08.20

    Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang

    12-10-2026 - 05.20

    UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika

    11-10-2026 - 21.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
    • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang
    • UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika
    • Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika
    • Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI
    • Rahasia Listrik Aman di MotoGP Mandalika
    • BRI Jadi Raja Merek Paling Berharga di Indonesia
    • RI Mesir Pererat Hubungan Strategis
    Faktual News
    Home - Market - Jelang Tutup Bursa 2025, IHSG Loyo: Saham Ini Jadi Sorotan!
    Market

    Jelang Tutup Bursa 2025, IHSG Loyo: Saham Ini Jadi Sorotan!

    02-01-2026 - 05.2002 Mins Read2

    Faktual News – Pembukaan perdagangan saham pada 30 Desember 2025, yang menandai momen krusial menjelang penutupan bursa tahunan, menyajikan sinyal yang kurang menggembirakan bagi para pelaku pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau berbalik arah, dibuka melemah ke posisi 8.615,78. Angka ini merefleksikan penurunan sebesar 0,33 persen dari level penutupan sebelumnya di 8.644,25, tepat pada pukul 09.00 WIB.

    Merujuk pada data statistik dari RTI Business, aktivitas perdagangan di awal sesi menunjukkan volume yang signifikan. Tercatat sebanyak 631,79 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan mencapai 75 ribu kali. Total nilai transaksi yang berhasil dihimpun pada periode tersebut mencapai Rp433,74 miliar.

    Jelang Tutup Bursa 2025, IHSG Loyo: Saham Ini Jadi Sorotan!
    Gambar Istimewa : data:image

    Meskipun demikian, pergerakan saham individual menunjukkan dinamika yang bervariasi. Sebanyak 279 saham berhasil menguat, memberikan harapan di tengah koreksi indeks. Di sisi lain, 95 saham harus terkoreksi, sementara 275 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan signifikan.

    Proyeksi pelemahan IHSG ini sejatinya telah diantisipasi oleh sejumlah analis. Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia, misalnya, dalam risetnya memperkirakan bahwa IHSG hari ini akan bergerak variatif cenderung melemah. Mereka menetapkan kisaran support pada level 8.475-8.562 dan resistance di 8.730-8.811, memberikan gambaran potensi pergerakan bagi investor.

    Lebih lanjut, analis CGS mengidentifikasi beberapa katalis negatif yang menekan kinerja IHSG. Koreksi mayoritas indeks di Wall Street, terutama didorong oleh aksi jual saham teknologi, ditambah dengan melemahnya harga beberapa komoditas global, serta berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, secara kolektif menciptakan sentimen bearish di pasar domestik.

    Kendati demikian, ada pula faktor penyeimbang yang berpotensi menahan laju koreksi. Aksi beli bersih (net buy) investor asing dengan nilai yang cukup signifikan pada perdagangan sebelumnya dapat menjadi katalis positif, menunjukkan adanya kepercayaan dari investor global terhadap pasar Indonesia.

    Melihat dinamika pasar yang fluktuatif ini, CGS International Sekuritas memberikan rekomendasi saham-saham yang patut menjadi perhatian investor. Di antaranya adalah PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA). Selain itu, PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) juga masuk dalam daftar pilihan yang menarik untuk dicermati.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang

      12-10-2026 - 08.20

      Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang

      12-10-2026 - 05.20

      UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika

      11-10-2026 - 21.55

      Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika

      11-10-2026 - 21.20

      Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI

      11-10-2026 - 18.55

      Rahasia Listrik Aman di MotoGP Mandalika

      11-10-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
      • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang
      • UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika
      • Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika
      • Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.