Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Cuan APLN Tembus Triliunan, Tapi Laba Kok Turun?

    20-03-2026 - 05.20

    19-03-2026 - 21.20

    IHSG Menggila! Rebound Tajam, Ini Pemicunya!

    19-03-2026 - 14.20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Cuan APLN Tembus Triliunan, Tapi Laba Kok Turun?
    • IHSG Menggila! Rebound Tajam, Ini Pemicunya!
    • Emas Merosot! Peluang Baru atau Tanda Bahaya Investor?
    • Jangan Kaget! Bursa RI Tutup 7 Hari Maret 2026, Ada Apa?
    • Dompet Lebaran Jebol? Survei Amar Bank Ungkap Fakta Mengejutkan!
    • Pesta Cuan Jelang Libur! IHSG Tembus 7.100!
    Faktual News
    Home - Market - Investor Merapat! BEI Jamin Indeks Saham Makin Kuat
    Market

    Investor Merapat! BEI Jamin Indeks Saham Makin Kuat

    18-12-2025 - 14.2002 Mins Read0
    Investor Merapat! BEI Jamin Indeks Saham Makin Kuat

    Faktual News – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah strategis untuk memperkuat fondasi kredibilitas indeks sahamnya. Pada Kamis, 18 Desember 2025, BEI secara resmi menegaskan komitmennya untuk mengelola seluruh indeks saham sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan oleh International Organization of Securities Commissions (IOSCO) Principles for Financial Benchmarks. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor dan daya saing pasar modal Indonesia.

    Prinsip-prinsip IOSCO tersebut merupakan panduan global yang menekankan aspek fundamental seperti tata kelola yang baik, integritas data, metodologi yang transparan, kualitas informasi, serta akuntabilitas yang tinggi dalam pengelolaan financial benchmark, termasuk indeks saham. Komitmen BEI ini secara formal dituangkan dalam dokumen resmi berupa Management Statement of Adherence with IOSCO Principles for Financial Benchmarks.

    Investor Merapat! BEI Jamin Indeks Saham Makin Kuat
    Gambar Istimewa : i.ytimg.com

    Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian integral dari upaya BEI untuk memastikan bahwa setiap indeks saham yang diterbitkan dikelola secara kredibel, transparan, dan akuntabel, sejalan dengan praktik terbaik di pasar global.

    “Melalui langkah ini, kami ingin menghadirkan keyakinan yang tak tergoyahkan kepada para investor bahwa indeks di BEI disusun melalui tata kelola dan metodologi yang jelas, serta dapat diandalkan sebagai acuan investasi yang solid,” ujar Jeffrey dalam keterangan resminya. Ia menambahkan, penerapan prinsip ini juga bertujuan untuk mendukung daya saing indeks BEI agar dapat menjadi acuan bagi berbagai produk investasi berkualitas, baik di tingkat domestik maupun internasional.

    Fokus Awal pada Indeks Unggulan

    Pada tahap awal, penerapan IOSCO Principles for Financial Benchmarks ini difokuskan pada tiga indeks unggulan (flagship) milik BEI, yaitu IDX30, LQ45, dan IDX80. Ketiga indeks ini dipilih karena telah terbukti menjadi barometer utama pasar dan fondasi bagi pengembangan berbagai produk investasi derivatif yang digunakan secara luas oleh pelaku pasar.

    Saat ini, BEI mengelola total 48 indeks saham. Oleh karena itu, penerapan prinsip internasional ini menjadi fondasi penting untuk menjaga kualitas indeks serta relevansinya di tengah dinamika pasar yang terus bergerak. Ke depannya, penerapan IOSCO Principles for Financial Benchmarks akan dilakukan secara bertahap pada indeks-indeks lainnya. Hal ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi indeks BEI dalam ekosistem pasar modal, baik di kancah domestik maupun global, sekaligus memberikan jaminan kualitas yang lebih tinggi bagi seluruh investor.

    Ikuti Kami di Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

    kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

    Baca Juga

    Cuan APLN Tembus Triliunan, Tapi Laba Kok Turun?

    20-03-2026 - 05.20

    19-03-2026 - 21.20

    IHSG Menggila! Rebound Tajam, Ini Pemicunya!

    19-03-2026 - 14.20

    Emas Merosot! Peluang Baru atau Tanda Bahaya Investor?

    19-03-2026 - 05.20

    18-03-2026 - 21.20

    Jangan Kaget! Bursa RI Tutup 7 Hari Maret 2026, Ada Apa?

    18-03-2026 - 14.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts

    • Cuan APLN Tembus Triliunan, Tapi Laba Kok Turun?
    • (tanpa judul)
    • IHSG Menggila! Rebound Tajam, Ini Pemicunya!
    • Emas Merosot! Peluang Baru atau Tanda Bahaya Investor?
    • (tanpa judul)

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025

    Categories

    • Dunia
    • Esports
    • Market
    • Olahraga
    • Sepakbola
    Faktual News
    • Home
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Tentang Kami
    © 2026 faktual.news | KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.