Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Suroso Isnandar Nakhodai PLN

    15-10-2026 - 02.55

    Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

    15-10-2026 - 02.20

    Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

    14-10-2026 - 23.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
    • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN
    • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
    • Strategi Baru Sawit Indonesia
    • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG
    • Listrik Batam Kembali Normal Total
    • Solusi Limbah Sawit Jadi Biochar
    • Kabar Gembira Sanksi Pajak Dihapus
    Faktual News
    Home - Market - IHSG Terjungkal Lagi! Sektor Ini Jadi Penyelamat?
    Market

    IHSG Terjungkal Lagi! Sektor Ini Jadi Penyelamat?

    31-03-2026 - 21.2003 Mins Read4
    ihsg terjungkal lagi sektor ini jadi penyelamat

    Faktual News – Jakarta. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali diwarnai sentimen negatif pada penutupan perdagangan Selasa (31/3). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahan, merosot 0,61 persen ke level 7.048,22 poin. Koreksi ini membuat investor memantau pergerakan pasar dengan kewaspadaan di tengah dinamika ekonomi global.

    Berdasarkan data statistik dari RTI Business, aktivitas perdagangan hari itu didominasi oleh saham-saham yang terkoreksi. Tercatat sebanyak 406 saham mengalami penurunan harga, sementara hanya 262 saham yang berhasil menguat. Sebanyak 174 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan signifikan. Total nilai transaksi mencapai Rp14,97 triliun, dengan 27,26 miliar saham yang berpindah tangan dalam 1,74 juta kali frekuensi. Angka ini mencerminkan volume perdagangan yang cukup aktif meskipun pasar cenderung lesu.

    IHSG Terjungkal Lagi! Sektor Ini Jadi Penyelamat?
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Pelemahan tidak hanya menimpa IHSG, namun juga merambat ke indeks-indeks acuan lainnya di dalam negeri. Indeks IDX30 turun tipis 0,03 persen menjadi 388,56, diikuti oleh Sri-Kehati yang merosot 0,34 persen ke 343,50. Indeks saham berkapitalisasi besar LQ45 juga tak luput dari koreksi, melemah 0,23 persen ke 715,81, dan Indeks Saham Syariah Indonesia (JII) terpangkas 0,21 persen menjadi 478,45.

    Secara sektoral, mayoritas sektor industri turut merasakan dampak pelemahan ini. Sektor transportasi menjadi yang paling terpukul dengan penurunan signifikan 4,60 persen. Disusul oleh sektor energi yang merosot 2,75 persen, sektor teknologi melemah 1,31 persen, dan sektor industrial turun 1,20 persen. Sektor keuangan, infrastruktur, dan siklikal juga mencatatkan koreksi masing-masing 0,53 persen, 0,46 persen, dan 0,45 persen, menandakan tekanan yang merata di berbagai lini bisnis.

    Namun, di tengah gelombang merah, beberapa sektor berhasil menunjukkan ketahanan dan bahkan menguat, memberikan sedikit harapan bagi pasar. Sektor non-siklikal memimpin dengan kenaikan 1,48 persen, diikuti oleh sektor kesehatan yang meningkat 0,62 persen. Sektor properti juga berhasil menguat 0,49 persen, dan sektor bahan baku naik 0,43 persen, menunjukkan bahwa tidak semua sektor terpengaruh secara seragam oleh sentimen negatif.

    Di daftar saham-saham unggulan, PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) menjadi top gainers hari itu, menarik perhatian investor dengan kenaikan signifikan. Sebaliknya, saham-saham yang paling tertekan dan masuk kategori top losers adalah PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), dan PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS).

    Sementara itu, dari sisi aktivitas perdagangan, saham-saham yang paling sering diperdagangkan dan mencatat volume transaksi tinggi adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Minat investor pada ketiga emiten ini tetap tinggi, meskipun pasar secara keseluruhan menunjukkan pelemahan. Editor: Yulian Saputra

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Suroso Isnandar Nakhodai PLN

      15-10-2026 - 02.55

      Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      15-10-2026 - 02.20

      Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

      14-10-2026 - 23.55

      Strategi Baru Sawit Indonesia

      14-10-2026 - 23.20

      Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG

      14-10-2026 - 21.55

      Listrik Batam Kembali Normal Total

      14-10-2026 - 21.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
      • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN
      • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
      • Strategi Baru Sawit Indonesia
      • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.