Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan

    13-10-2026 - 23.55

    Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia

    13-10-2026 - 23.20

    Status Kerja Karyawan PT Pos Jadi Sorotan

    13-10-2026 - 21.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan
    • Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia
    • Status Kerja Karyawan PT Pos Jadi Sorotan
    • Penyebab Antrean BBM di Bali Terungkap
    • Stok BBM Aman Pasca Blackout Batam Bintan
    • Proyek Raksasa Rp3 Triliun di Jawa Timur
    • Prabowo Siapkan HP Gratis untuk Rakyat
    • Rupiah Menguat ke Level Rp17.900
    Faktual News
    Home - Market - IHSG Terjun Bebas 7,89%! Triliunan Rupiah Amblas
    Market

    IHSG Terjun Bebas 7,89%! Triliunan Rupiah Amblas

    09-03-2026 - 05.2002 Mins Read2

    Faktual News melaporkan bahwa pasar modal Indonesia menghadapi pekan yang penuh tantangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) periode 2-6 Maret 2026 mencatat pelemahan signifikan, mengakhiri pekan dengan koreksi tajam yang membuat investor menahan napas.

    Indeks acuan pasar saham Indonesia ini terkoreksi tajam 7,89 persen, mengakhiri perdagangan pekan lalu di level 7.585,68. Angka ini jauh di bawah posisi penutupan pekan sebelumnya yang berada di 8.235,48, menandai salah satu penurunan mingguan terbesar dalam beberapa waktu terakhir.

    IHSG Terjun Bebas 7,89%! Triliunan Rupiah Amblas
    Gambar Istimewa : data:image

    Dampak langsung dari koreksi IHSG ini terasa pada kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) yang ikut menyusut 7,85 persen. Total nilai pasar saham yang tercatat di BEI kini bertengger di angka Rp13.627 triliun, anjlok dari Rp14.787 triliun pada pekan sebelumnya. Ini berarti sekitar Rp1.160 triliun nilai pasar saham menguap dalam lima hari perdagangan.

    Berdasarkan analisis BEI, terdapat lima saham yang menjadi "top laggards" atau kontributor utama terhadap tekanan jual yang membuat IHSG terpuruk. Meskipun nama-nama saham tersebut tidak disebutkan secara spesifik, peran mereka sebagai penekan utama pergerakan indeks menunjukkan adanya sentimen negatif yang kuat pada saham-saham berkapitalisasi besar atau yang memiliki bobot tinggi di pasar.

    Selain pelemahan indeks dan kapitalisasi pasar, aktivitas perdagangan di BEI juga menunjukkan penurunan gairah. Rata-rata frekuensi transaksi harian tercatat melandai 7,33 persen, dari 2,95 juta kali transaksi menjadi 2,73 juta kali transaksi. Angka ini mengindikasikan berkurangnya minat investor untuk melakukan transaksi di tengah ketidakpastian pasar.

    Tidak hanya frekuensi, rata-rata nilai transaksi harian BEI juga terpangkas cukup dalam, yakni 16,64 persen. Dari Rp29,95 triliun pada pekan sebelumnya, nilai transaksi harian rata-rata kini hanya mencapai Rp24,97 triliun. Hal serupa terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang menurun 17 persen, dari 51,02 miliar lembar saham menjadi 42,34 miliar lembar saham. Penurunan ini mencerminkan kehati-hatian investor dan potensi penarikan dana dari pasar.

    Tekanan terhadap IHSG semakin diperparah dengan aksi jual bersih investor asing. Pada penutupan perdagangan Jumat (6/3), investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp263 miliar. Secara akumulatif sepanjang tahun 2026, arus keluar dana asing (net sell) telah mencapai Rp7,29 triliun, menambah beban bagi pasar domestik yang tengah berjuang mencari pijakan.

    Pekan ini menjadi cerminan tantangan berat yang dihadapi pasar modal Indonesia, di mana sentimen negatif dan aksi jual mendominasi, menyebabkan triliunan rupiah nilai pasar menguap dalam sekejap. Investor kini menanti katalis positif untuk membalikkan arah tren pelemahan ini.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan

      13-10-2026 - 23.55

      Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia

      13-10-2026 - 23.20

      Status Kerja Karyawan PT Pos Jadi Sorotan

      13-10-2026 - 21.55

      Penyebab Antrean BBM di Bali Terungkap

      13-10-2026 - 21.20

      Stok BBM Aman Pasca Blackout Batam Bintan

      13-10-2026 - 18.55

      Proyek Raksasa Rp3 Triliun di Jawa Timur

      13-10-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Buruh Gelombang Besar Bakal Turun ke Jalan
      • Strategi Hilirisasi Dorong Ekonomi Indonesia
      • Status Kerja Karyawan PT Pos Jadi Sorotan
      • Penyebab Antrean BBM di Bali Terungkap
      • Stok BBM Aman Pasca Blackout Batam Bintan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.