Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan momentum positifnya pada penutupan perdagangan Kamis, 20 November 2025. IHSG parkir di level 8.419,91, menguat tipis 0,16% dari posisi sebelumnya.
Meski demikian, pergerakan diwarnai dinamika. Data RTI Business mencatat, sebanyak 311 saham berhasil menguat, sementara 306 saham terkoreksi, dan 195 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp19,65 triliun dengan volume 37,92 miliar saham.

Indeks-indeks utama lainnya menunjukkan performa beragam. IDX30 dan LQ45 masing-masing turun 0,14% dan 0,11%. Sementara itu, indeks Sri-Kehati mencatatkan kenaikan tipis.
Sektor siklikal menjadi bintang pada perdagangan kali ini, melonjak 2,50%. Sektor infrastruktur dan energi juga mencatatkan kenaikan signifikan, masing-masing sebesar 0,52% dan 0,44%. Sektor kesehatan dan transportasi turut menyumbang penguatan.
Di sisi lain, sektor properti mengalami koreksi paling dalam, turun 0,91%. Sektor bahan baku dan teknologi juga terpantau melemah.
Beberapa saham mencuri perhatian sebagai top gainers, di antaranya Bukaka Teknik Utama (BUKK), Sarana Meditama Metropolitan (SAME), dan Total Bangun Persada (TOTL). Sementara itu, AKR Corporindo (AKRA), Darma Henwa (DEWA), dan Merdeka Copper Gold (MDKA) menjadi top losers.
Saham Bumi Resources (BUMI), Darma Henwa (DEWA), dan Sentul City (BKSL) tercatat sebagai saham yang paling aktif diperdagangkan.
