Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level psikologis 7.000 pada perdagangan Kamis, 10 Juli 2025. Penutupan IHSG di angka 7.005,37, menandai kenaikan 0,88 persen dari posisi pembukaan di 6.943,92. Pergerakan positif ini didorong oleh kinerja sektor keuangan yang menonjol.
Data RTI Business menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi. Volume transaksi mencapai 21,41 miliar saham dengan frekuensi 1,28 juta kali, menghasilkan nilai transaksi total Rp13,37 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, 375 saham mengalami penguatan, sementara 204 saham terkoreksi dan 226 saham stagnan.
Bukan hanya IHSG, mayoritas indeks domestik juga ikut menghijau. IDX30 menanjak 1,58 persen ke level 401,33, LQ45 naik 1,35 persen ke 779,15, dan Sri-Kehati menguat 1,59 persen ke 355,15. Namun, Jakarta Islamic Index (JII) sedikit melemah 0,01 persen, parkir di level 502,09.
Sektor keuangan menjadi bintang utama, memimpin penguatan dengan kenaikan 1,86 persen. Sektor infrastruktur (1,84 persen), energi (1,64 persen), transportasi (1,08 persen), dan teknologi (0,54 persen) juga mencatatkan pertumbuhan positif. Sektor bahan baku (0,45 persen), properti (0,31 persen), industri (0,27 persen), dan non-siklikal (0,07 persen) turut berkontribusi pada penguatan IHSG, meskipun dengan kenaikan yang lebih moderat. Hanya sektor siklikal (-0,76 persen) dan kesehatan (-0,02 persen) yang mengalami pelemahan. Analisis lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor fundamental yang mendorong kinerja positif IHSG dan sektor keuangan khususnya. Apakah ini pertanda tren positif berkelanjutan? Kita tunggu perkembangan selanjutnya.

