Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pergerakan yang menarik pada perdagangan sesi I Jumat, 15 Agustus 2025. Setelah sempat menyentuh level psikologis 8.000, IHSG akhirnya ditutup sedikit melemah di angka 7.926,45. Penurunan tipis 0,06 persen ini, dari posisi pembukaan 7.931,25, tetap menjadi sorotan pelaku pasar.
Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai. Data RTI Business mencatat volume transaksi mencapai 33,19 miliar saham, dengan frekuensi 1,19 juta kali transaksi dan nilai total mencapai Rp23,65 triliun. Meskipun demikian, pergerakan IHSG didominasi oleh pelemahan sektoral. Sektor infrastruktur memimpin penurunan dengan koreksi 1,77 persen, disusul sektor industri (-0,78 persen), bahan baku (-0,66 persen), energi (-0,47 persen), properti (-0,43 persen), non-siklikal (-0,35 persen), dan transportasi (-0,22 persen). Sektor keuangan juga ikut tertekan, mencatatkan penurunan 0,10 persen.

Di sisi lain, beberapa sektor menunjukkan kinerja positif. Sektor teknologi memimpin penguatan dengan kenaikan 3,75 persen, diikuti sektor siklikal (0,24 persen) dan kesehatan (0,14 persen). Secara keseluruhan, terdapat 378 saham yang terkoreksi, 230 saham menguat, dan 189 saham stagnan.
Sementara itu, bursa Asia menunjukkan tren yang beragam. Nikkei 225 (Tokyo) dan Shanghai Composite Index mencatatkan penguatan masing-masing sebesar 1,48 persen dan 0,47 persen. Berbeda dengan Hang Seng Index (Hong Kong) yang mengalami penurunan 1,22 persen. Pergerakan IHSG ini tentu menarik untuk diamati lebih lanjut, terutama seiring dengan perkembangan ekonomi makro dan sentimen global.

