Faktual News Pembukaan perdagangan Selasa (25/7) pagi mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa positif. IHSG dibuka menguat 0,06 persen, menembus level 7.535,41 dari posisi penutupan sebelumnya di 7.530,90. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai dengan volume transaksi mencapai Rp274,37 miliar dari 589,44 juta saham yang diperdagangkan, melibatkan 30 ribu kali transaksi.
Meskipun demikian, pasar menunjukkan dinamika yang beragam. Sebanyak 222 saham mengalami penguatan, sementara 99 saham terkoreksi dan 258 saham lainnya stagnan.

Analis dari CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi tren positif IHSG akan berlanjut. Dalam risetnya, CGS memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran support 7.410-7.470 dan resistance 7.590-7.650. Optimisme ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain penguatan indeks-indeks utama di Wall Street, kejelasan permodalan Koperasi Merah Putih, dan terus mengalirnya investasi asing. Kenaikan harga beberapa komoditas juga dipercaya akan memberikan sentimen positif tambahan bagi pasar.
CGS International Sekuritas merekomendasikan beberapa saham menarik untuk dipertimbangkan investor, termasuk saham-saham perbankan seperti Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Tabungan Negara (BBTN), dan Bank Syariah Indonesia (BRIS). Selain itu, saham-saham Surya Semesta Internusa (SSIA), Salim Ivomas Pratama (SIMP), dan Amman Mineral Internasional (AMMN) juga masuk dalam daftar rekomendasi. Pergerakan saham-saham tersebut patut dipantau investor untuk menangkap peluang investasi.

