Faktual News Phintraco Sekuritas memprediksi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (13/6), akan berada di kisaran 7.150-7.250. Prediksi ini didasari oleh beberapa faktor, baik dari dalam maupun luar negeri. Penutupan IHSG kemarin di angka 7.204,37, turun 0,25 persen, menjadi salah satu pertimbangan. Secara teknikal, analisa MACD menunjukkan tren negatif yang melebar, sementara Stochastic RSI berada di area pivot.
Sentimen global juga turut mempengaruhi perkiraan. Pasar menantikan rilis data Michigan Consumer Sentiment Preliminary Juni 2025 yang diperkirakan naik ke 53,5 dari 52,2 di Mei 2025. Kenaikan ini mengindikasikan peningkatan kepercayaan konsumen Amerika Serikat terhadap kondisi ekonomi mereka. Dari Eropa, inflasi Jerman di Mei 2025 diperkirakan tetap di 2,1 persen (yoy). Sementara itu, data produksi industri Jepang di April 2025 diperkirakan turun menjadi 0,7 persen (yoy) dari 1 persen (yoy) di Maret 2025, menandakan perlambatan aktivitas industri di Negeri Sakura.

Di pasar domestik, data penjualan ritel April 2025 diperkirakan tumbuh 2,1 persen (yoy), lebih rendah dari 5,5 persen (yoy) di Maret 2025. Penurunan ini kemungkinan dipengaruhi oleh normalisasi pasca Ramadan dan Lebaran.
Sebagai rekomendasi investasi, Phintraco Sekuritas menyarankan investor untuk mencermati saham-saham seperti PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Namun, perlu diingat bahwa rekomendasi ini bersifat analisa dan bukan merupakan jaminan keuntungan. Keputusan investasi tetap berada di tangan investor.
