Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan

    13-10-2026 - 14.55

    Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan

    13-10-2026 - 14.20

    Strategi BRI Perluas Akses Keuangan Desa

    13-10-2026 - 14.18
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan
    • Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan
    • Strategi BRI Perluas Akses Keuangan Desa
    • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
    • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang
    • UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika
    • Momen Manis Pembalap Sapa Fans di Mandalika
    • Investasi Aman Cuan Maksimal di BRI
    Faktual News
    Home - Market - IHSG Anjlok di Sesi I: Sektor Ini Jadi Penyelamat?
    Market

    IHSG Anjlok di Sesi I: Sektor Ini Jadi Penyelamat?

    23-12-2025 - 14.2002 Mins Read3

    Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi pertama pada Selasa, 23 Desember 2025, dengan performa yang kurang memuaskan. Setelah sempat dibuka di zona hijau, IHSG berbalik arah dan ditutup melemah 0,37 persen, mengukuhkan posisinya di level 8.614,18. Penurunan ini terjadi setelah indeks sempat mencapai level 8.645,84 di awal sesi perdagangan.

    Menurut data yang dihimpun dari RTI Business, aktivitas perdagangan sepanjang sesi I cukup ramai. Volume transaksi tercatat mencapai 23,09 miliar saham yang berpindah tangan melalui 1,74 juta kali frekuensi. Total nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai angka Rp14,54 triliun, menunjukkan partisipasi investor yang signifikan meskipun pasar cenderung lesu.

    IHSG Anjlok di Sesi I: Sektor Ini Jadi Penyelamat?
    Gambar Istimewa : data:image

    Sentimen negatif mendominasi pergerakan saham, tercermin dari banyaknya emiten yang terkoreksi. Sebanyak 348 saham mengalami penurunan harga, sementara 301 saham berhasil menguat, dan 154 saham lainnya tetap stagnan tanpa perubahan berarti.

    Penurunan IHSG didorong oleh mayoritas sektor yang bergerak di zona merah. Sektor kesehatan menjadi yang paling tertekan dengan koreksi tajam 1,00 persen. Disusul oleh sektor keuangan yang merosot 0,69 persen, sektor properti melemah 0,52 persen, sektor infrastruktur turun 0,33 persen, sektor non-siklikal anjlok 0,28 persen, dan sektor energi terkoreksi 0,21 persen.

    Namun demikian, di tengah tekanan jual, beberapa sektor justru mampu menjadi penopang dan mencatatkan penguatan signifikan. Sektor siklikal memimpin kenaikan dengan lonjakan impresif 2,13 persen. Sektor industrial juga tampil perkasa dengan peningkatan 1,73 persen. Sementara itu, sektor bahan baku menguat 0,80 persen, sektor transportasi naik 0,19 persen, dan sektor teknologi bertumbuh tipis 0,15 persen, memberikan sedikit harapan di tengah koreksi pasar.

    Di kancah regional, bursa-bursa utama Asia juga menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Indeks Nikkei 225 Tokyo terpantau melemah 0,08 persen dan Hang Seng Index Hong Kong merosot 0,11 persen. Berbeda dengan keduanya, Shanghai Composite Index Shanghai berhasil menguat tipis 0,05 persen, menunjukkan resistensi di pasar Tiongkok. Pergerakan IHSG yang berbalik arah ini menjadi sinyal bagi investor untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar menjelang penutupan tahun.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan

      13-10-2026 - 14.55

      Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan

      13-10-2026 - 14.20

      Strategi BRI Perluas Akses Keuangan Desa

      13-10-2026 - 14.18

      Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang

      12-10-2026 - 08.20

      Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang

      12-10-2026 - 05.20

      UMKM Lokal Unjuk Gigi di MotoGP Mandalika

      11-10-2026 - 21.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Revolusi Makan Siang Gratis Sistem Prasmanan
      • Misteri Padamnya Listrik Batam Bintan
      • Strategi BRI Perluas Akses Keuangan Desa
      • Agar Tak Rebutan Wewenang BRAN Segera Matang
      • Badai Krisis Mengancam Negara Berkembang

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.