Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mengenal Irwan Meilano Wamen KKP Baru

    01-10-2026 - 16.20

    Profil Menteri Perindustrian Baru Sarmuji

    01-10-2026 - 14.55

    Warisan Abadi Frans Seda untuk Indonesia

    01-10-2026 - 14.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Mengenal Irwan Meilano Wamen KKP Baru
    • Profil Menteri Perindustrian Baru Sarmuji
    • Warisan Abadi Frans Seda untuk Indonesia
    • Kejutan Spesial BRI Untuk Pecinta Travel
    • Harga Daging Sapi Jakarta Melonjak Tajam
    • Ratusan Calon Manajer Kopdes Tolak Kerja
    • Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Ketegangan
    • RUU Ketenagakerjaan Ancam Lapangan Kerja
    Faktual News
    Home - Market - Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Ketegangan
    Market

    Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Ketegangan

    01-10-2026 - 10.2003 Mins Read0
    harga minyak dunia tertahan di tengah ketegangan

    Faktual.news – Pergerakan harga minyak mentah di pasar global terpantau mengalami stagnasi pada perdagangan Kamis pagi. Kondisi ini terjadi saat para investor global tengah menahan diri untuk mencermati dinamika geopolitik yang sedang berlangsung, terutama terkait perkembangan negosiasi diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran, serta upaya pemulihan arus ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah.

    Berdasarkan data terbaru, harga minyak mentah jenis Brent mengalami kenaikan tipis sebesar 12 sen atau sekitar 0,1 persen, sehingga menyentuh level US$98,15 per barel. Sebaliknya, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) milik Amerika Serikat justru mengalami sedikit penurunan sebesar 7 sen atau 0,1 persen menjadi US$90,35 per barel. Meskipun bergerak stagnan hari ini, kedua komoditas energi tersebut sempat mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu lalu dengan kenaikan sekitar US$1 per barel.

    Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Ketegangan
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sepanjang bulan September, pasar minyak dunia sebenarnya menunjukkan tren penguatan yang cukup dominan. Minyak Brent tercatat mengalami kenaikan sekitar 14 persen, yang merupakan lonjakan bulanan terbesar sejak Juli lalu. Sementara itu, minyak WTI juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan sekitar 5 persen dalam periode yang sama.

    Analis dari Fujitomi Securities, Toshitaka Tazawa, menjelaskan bahwa pasar saat ini sedang berada dalam kondisi tarik-menarik antara kekuatan beli dan jual. Di satu sisi, kekhawatiran akan gangguan pasokan global terus mendorong minat beli. Namun di sisi lain, muncul tekanan jual yang cukup kuat akibat adanya sinyal pemulihan ekspor minyak dari wilayah Timur Tengah.

    Salah satu faktor kunci yang memicu pemulihan ekspor ini adalah kembali beroperasinya pengiriman minyak dari pelabuhan Laut Merah, Yanbu, di Arab Saudi. Langkah ini dimungkinkan setelah pemerintah Arab Saudi mengaktifkan kembali operasional pipa East-West untuk memperlancar distribusi minyak.

    Selain faktor teknis pasokan, mata dunia juga tertuju pada ketidakpastian diplomasi antara Washington dan Teheran. Meskipun Qatar menyatakan harapannya agar negosiasi antara AS dan Iran dapat menghasilkan terobosan perdamaian, situasi di lapangan masih sangat cair. Terlebih lagi, Presiden AS Donald Trump sempat membantah kabar mengenai kemungkinan pemberian keringanan sanksi atau pencairan dana Iran sebagai imbalan atas langkah terkait program nuklir Teheran.

    Data dari Goldman Sachs turut memperkuat narasi pemulihan pasokan di kawasan Teluk. Ekspor minyak dari kawasan tersebut diperkirakan telah kembali ke level 23,3 juta barel per hari dalam sepekan terakhir. Angka ini menunjukkan tren yang stabil dan sejalan dengan rata-rata proyeksi ekspor tahun 2025.

    Di sisi lain, data dari Energy Information Administration (EIA) menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah di Amerika Serikat mengalami kenaikan sebesar 922 ribu barel menjadi 427,3 juta barel untuk pekan yang berakhir pada 25 September. Kenaikan ini justru berbanding terbalik dengan ekspektasi para analis yang sebelumnya memprediksi akan terjadi penurunan persediaan. Namun, menariknya, persediaan bahan bakar di AS justru mengalami penurunan tajam yang didorong oleh tingginya permintaan musiman secara global.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Mengenal Irwan Meilano Wamen KKP Baru

      01-10-2026 - 16.20

      Profil Menteri Perindustrian Baru Sarmuji

      01-10-2026 - 14.55

      Warisan Abadi Frans Seda untuk Indonesia

      01-10-2026 - 14.20

      Kejutan Spesial BRI Untuk Pecinta Travel

      01-10-2026 - 12.55

      Harga Daging Sapi Jakarta Melonjak Tajam

      01-10-2026 - 12.20

      Ratusan Calon Manajer Kopdes Tolak Kerja

      01-10-2026 - 10.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Mengenal Irwan Meilano Wamen KKP Baru
      • Profil Menteri Perindustrian Baru Sarmuji
      • Warisan Abadi Frans Seda untuk Indonesia
      • Kejutan Spesial BRI Untuk Pecinta Travel
      • Harga Daging Sapi Jakarta Melonjak Tajam

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.