Faktual News – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan taringnya dengan performa gemilang. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis, 5 Maret 2026, berhasil melesat tinggi di zona hijau, mengakhiri sesi di level 7.710,53. Angka ini merepresentasikan penguatan signifikan sebesar 1,76 persen dari posisi penutupan sebelumnya di 7.577,06, didorong oleh sentimen positif yang merata di hampir seluruh sektor.
Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Business, dominasi optimisme pasar terlihat jelas. Sebanyak 597 saham berhasil mencatatkan kenaikan harga, jauh melampaui 125 saham yang terkoreksi. Sementara itu, 96 saham lainnya terpantau tidak mengalami perubahan berarti. Aktivitas perdagangan juga cukup ramai, dengan total 34,46 miliar saham berpindah tangan melalui 2,08 juta kali frekuensi transaksi, menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp17,94 triliun. Angka ini mencerminkan partisipasi investor yang kuat dalam menyambut penguatan pasar.
Tak hanya IHSG, seluruh indeks utama di dalam negeri juga kompak ditutup menguat. Indeks IDX30 memimpin dengan kenaikan 2,18 persen menjadi 419,03, diikuti oleh LQ45 yang melonjak 1,99 persen ke 787,82. Indeks Sri-Kehati turut menguat 2,42 persen menjadi 370,17, dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,79 persen ke posisi 513,97.
Kinerja cemerlang ini ditopang oleh hampir seluruh sektor industri yang bergerak positif. Sektor siklikal menjadi primadona dengan kenaikan paling tinggi, mencapai 3,40 persen. Disusul oleh sektor industrial yang meningkat 2,80 persen, dan sektor bahan baku yang menguat 2,63 persen. Sektor infrastruktur juga tak kalah perkasa dengan kenaikan 2,06 persen, diikuti sektor kesehatan yang tumbuh 1,97 persen. Kontribusi positif juga datang dari sektor keuangan (menguat 1,68 persen), sektor non-siklikal (naik 1,59 persen), sektor properti (meningkat 1,03 persen), sektor energi (menguat 0,73 persen), dan sektor teknologi (naik 0,67 persen).
Di tengah euforia kenaikan yang meluas, hanya sektor transportasi yang harus merelakan diri berada di zona merah, meskipun dengan pelemahan yang sangat tipis, yakni 0,13 persen.
Beberapa saham berhasil mencuri perhatian investor sebagai top gainers hari ini, di antaranya adalah PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN). Sementara itu, jajaran top losers dihuni oleh PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), dan PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK). Adapun saham-saham yang paling aktif diperdagangkan adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU). (*)
