Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

    14-10-2026 - 23.55

    Strategi Baru Sawit Indonesia

    14-10-2026 - 23.20

    Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG

    14-10-2026 - 21.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
    • Strategi Baru Sawit Indonesia
    • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG
    • Listrik Batam Kembali Normal Total
    • Solusi Limbah Sawit Jadi Biochar
    • Kabar Gembira Sanksi Pajak Dihapus
    • IHSG Merah tapi Tetap Menguat Sore Ini
    • Rupiah Tertekan Harga Minyak Dunia
    Faktual News
    Home - Market - BEI Bongkar Prediksi Outflow Asing Maret 2026: Takkan Menggila!
    Market

    BEI Bongkar Prediksi Outflow Asing Maret 2026: Takkan Menggila!

    13-03-2026 - 14.2002 Mins Read2

    Faktual News – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memproyeksikan arus keluar modal investor asing atau net foreign sell pada Maret 2026 tidak akan terlalu deras. Optimisme ini didasari oleh beberapa faktor kunci yang menjaga stabilitas pasar modal domestik, memberikan sinyal positif di tengah dinamika ekonomi global.

    Unit Kajian dan Analisis Ekonomi Divisi Riset BEI, Anita Kezia, menjelaskan bahwa tingkat turnover investor asing yang masih stabil di kisaran 30 persen menjadi indikator penting. Selain itu, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup solid, berfungsi sebagai benteng penahan tekanan arus keluar modal asing dari pasar saham. Kondisi ini menunjukkan resiliensi pasar domestik terhadap gejolak eksternal.

    BEI Bongkar Prediksi Outflow Asing Maret 2026: Takkan Menggila!
    Gambar Istimewa : www.researchgate.net

    Stabilitas pasar juga ditopang oleh partisipasi investor asing yang tetap tinggi, serta kinerja ekspor yang kuat berkat dukungan komoditas. "Inflasi kita masih terjaga," ujar Anita, yang pernyataannya dikutip pada Jumat, 13 Maret 2026. Ia menambahkan, meskipun lembaga rating global seperti Moody’s dan Fitch telah menurunkan outlook Indonesia, hal ini justru menjadi sinyal bagi pemerintah untuk terus berbenah demi menjaga kepercayaan investor dan meningkatkan daya saing ekonomi.

    Dalam konteks ini, peran pemerintah menjadi krusial. Diperlukan langkah-langkah tegas dan kebijakan yang konsisten untuk menjaga kepercayaan investor, sehingga aliran modal asing ke pasar modal Indonesia dapat terus stabil dan berkelanjutan. Kepercayaan adalah kunci utama untuk menarik dan mempertahankan investasi jangka panjang.

    Meskipun demikian, secara kumulatif sepanjang tahun berjalan (year-to-date/ytd) 2026, pasar saham Tanah Air masih mencatatkan net foreign sell yang signifikan, mencapai Rp22,15 triliun. Tekanan jual ini sebagian besar terjadi pada akhir Januari, terutama setelah pengumuman terkait penyesuaian indeks MSCI yang memicu aksi jual oleh investor asing.

    Hingga Maret 2026, total turnover investor di pasar saham mencapai Rp22,9 triliun. Komposisi partisipasi menunjukkan dominasi investor domestik sebesar 67,9 persen, sementara investor asing berkontribusi 32,1 persen. Menariknya, di tengah tren net sell kumulatif, pasar sempat menyaksikan kembali masuknya dana investor asing. Pada perdagangan Kamis, 12 Maret 2026, tercatat net foreign buy sebesar Rp905,27 miliar, yang mayoritas mengalir ke saham sektor energi dan beberapa saham perbankan pilihan.

    Dinamika ini menunjukkan bahwa meskipun tantangan arus keluar modal masih ada, fundamental ekonomi yang kuat dan partisipasi aktif investor domestik, didukung oleh prospek sektor tertentu, memberikan harapan bagi stabilitas pasar modal Indonesia ke depan. Pasar tetap menjadi arena yang menarik bagi investor dengan strategi yang tepat.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

      14-10-2026 - 23.55

      Strategi Baru Sawit Indonesia

      14-10-2026 - 23.20

      Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG

      14-10-2026 - 21.55

      Listrik Batam Kembali Normal Total

      14-10-2026 - 21.20

      Solusi Limbah Sawit Jadi Biochar

      14-10-2026 - 18.55

      Kabar Gembira Sanksi Pajak Dihapus

      14-10-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
      • Strategi Baru Sawit Indonesia
      • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG
      • Listrik Batam Kembali Normal Total
      • Solusi Limbah Sawit Jadi Biochar

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.