Faktual News Jakarta – Indeks INFOBANK15, yang menjadi barometer kinerja 15 saham perbankan terbaik di Bursa Efek Indonesia, terpantau mengalami koreksi dalam sepekan terakhir. Pada penutupan perdagangan Jumat, 21 November 2025, indeks ini melemah 0,58 persen ke level 1.053,63.
Pergerakan minor ini terjadi seiring dengan koreksi yang dialami oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang ditutup pada level 8.414,35 atau turun 0,07 persen. Sentimen negatif juga terasa pada indeks-indeks utama lainnya seperti IDX30, LQ45, JII, dan Sri-Kehati.
Dari pantauan Faktual News , mayoritas saham perbankan yang menjadi konstituen INFOBANK15 mengalami tekanan jual. Beberapa saham yang mencatatkan penurunan signifikan antara lain:
Namun, di tengah tren penurunan, terdapat beberapa saham yang berhasil mencuri perhatian dengan mencatatkan penguatan, yaitu:
Sementara itu, saham PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) terpantau stabil, masing-masing berada di level Rp1.385 dan Rp1.035. Pergerakan indeks INFOBANK15 ini menjadi perhatian pelaku pasar, mengingat sektor perbankan memiliki bobot yang signifikan dalam pembentukan IHSG.
