Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bali Siap Jadi Magnet Duit Triliunan Dolar

    10-06-2026 - 21.20

    Singapura Akhirnya Buka Suara Ekspor RI DSI

    10-06-2026 - 18.20

    Terkuak OJK Respons Kenaikan BI Rate dan Isu Sell Indonesia

    10-06-2026 - 14.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Bali Siap Jadi Magnet Duit Triliunan Dolar
    • Singapura Akhirnya Buka Suara Ekspor RI DSI
    • Terkuak OJK Respons Kenaikan BI Rate dan Isu Sell Indonesia
    • 3 Jurus Pamungkas Menkeu Hadapi Tekanan Rupiah
    • AI Akan Sikat Habis Ekspor Nakal Indonesia
    • Rahasia Emas Syariah Bank Mega Tumbuh Fantastis
    • Dana Rp15 T Gaji Ke-13 Mengalir Deras Cek Penerima
    • Geger Listrik Padam Bogor Depok Ada Apa Sebenarnya
    Faktual News
    Home - Market - AI Akan Sikat Habis Ekspor Nakal Indonesia
    Market

    AI Akan Sikat Habis Ekspor Nakal Indonesia

    10-06-2026 - 05.2002 Mins Read0
    ai akan sikat habis ekspor nakal indonesia

    faktual.news – Sebuah terobosan signifikan siap diluncurkan untuk memberantas praktik curang dalam ekspor komoditas strategis Indonesia. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) secara serius menggagas penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna menghentikan perusahaan-perusahaan yang diduga memanipulasi nilai penjualan atau melakukan under-invoicing. Langkah ini diharapkan mampu menutup celah kerugian negara yang mencapai miliaran dolar AS.

    Septian Hario Seto, salah satu anggota DEN, mengungkapkan bahwa hasil studi komprehensif pihaknya telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama kajian tersebut adalah program digitalisasi yang dinilai sangat efektif untuk membendung modus under-invoicing yang merugikan. Pernyataan ini sejalan dengan rencana PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) yang tengah membangun sistem digitalisasi selama periode transisi hingga akhir 2026, sebelum sepenuhnya mengelola pelaporan ekspor komoditas vital seperti minyak sawit mentah (CPO), batu bara, dan ferro alloy.

    AI Akan Sikat Habis Ekspor Nakal Indonesia
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    "Program digitalisasi untuk sektor komoditas unggulan seperti batu bara, CPO, dan ferro alloy ini benar-benar bisa membantu menutup ‘gap’ yang selalu disampaikan oleh Presiden, yaitu under-invoicing," tegas Seto dalam konferensi pers di Istana Presiden, Jakarta Pusat.

    Temuan DEN menunjukkan indikasi kuat adanya praktik under-invoicing yang sangat masif pada komoditas-komoditas tersebut, dengan potensi kerugian negara mencapai angka fantastis miliaran dolar Amerika Serikat. Untuk itu, DEN mengusulkan sebuah sistem berbasis AI yang mampu secara otomatis memblokir aktivitas penjualan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran.

    Sebagai contoh, untuk ekspor batu bara, sistem bernama "SIMBARA" akan menjadi garda terdepan. "Jadi, bukan lagi manusia yang mengoperasikan sistem ini, melainkan ada AI, ada algoritma yang akan berjalan untuk memaksakan kepatuhan," jelas Seto. Ia menambahkan, sistem ini akan secara cerdas merespons jika sebuah perusahaan terdeteksi melakukan penyimpangan, mulai dari pembayaran royalti yang tidak sesuai, pencantuman harga yang tidak wajar, hingga kontrak yang menyimpang dari ketentuan.

    Sistem canggih ini, yang disebut "auto-blocking system", tidak hanya akan mengamankan pendapatan negara, tetapi juga memiliki dampak lebih luas. Seto optimis bahwa kehadiran AI ini akan mempermudah pengawasan dan memberantas aktivitas pertambangan atau perusahaan ilegal. "Kita bisa cek nanti setiap ton CPO, setiap ton batu bara ini harus berasal dari sumber-sumber yang legal. Tambang-tambang yang memang izinnya benar," pungkasnya, menandaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan tata kelola ekspor yang bersih dan transparan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Bali Siap Jadi Magnet Duit Triliunan Dolar

      10-06-2026 - 21.20

      Singapura Akhirnya Buka Suara Ekspor RI DSI

      10-06-2026 - 18.20

      Terkuak OJK Respons Kenaikan BI Rate dan Isu Sell Indonesia

      10-06-2026 - 14.20

      3 Jurus Pamungkas Menkeu Hadapi Tekanan Rupiah

      10-06-2026 - 08.20

      Rahasia Emas Syariah Bank Mega Tumbuh Fantastis

      10-06-2026 - 02.20

      Dana Rp15 T Gaji Ke-13 Mengalir Deras Cek Penerima

      09-06-2026 - 21.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Bali Siap Jadi Magnet Duit Triliunan Dolar
      • Singapura Akhirnya Buka Suara Ekspor RI DSI
      • Terkuak OJK Respons Kenaikan BI Rate dan Isu Sell Indonesia
      • 3 Jurus Pamungkas Menkeu Hadapi Tekanan Rupiah
      • AI Akan Sikat Habis Ekspor Nakal Indonesia

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.