Bongkar Pasang Pimpinan GPSO, Strategi Baru Makin Agresif?
Faktual News , Jakarta – PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) baru-baru ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang menghasilkan sejumlah keputusan krusial. Perombakan signifikan terjadi pada jajaran direksi dan dewan komisaris, diiringi persetujuan penting terkait remunerasi serta strategi pendanaan perusahaan. Langkah ini dipandang sebagai upaya perseroan untuk memperkuat struktur kepemimpinan dan mendorong kinerja bisnis ke depan di tengah tantangan ekonomi.
Dalam agenda utama RUPSLB, para pemegang saham secara bulat menyetujui pengunduran diri empat figur kunci dari manajemen dan dewan pengawas. Mereka adalah Suriawati Tamin yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan, Daniel Gunawan selaku Direktur Operasional, Priscilla Vikananda sebagai Komisaris, serta Sidik Permana Ramadan yang merupakan Komisaris Independen. Sebagai gantinya, lima nama baru yang diharapkan membawa angin segar dan keahlian beragam telah diangkat untuk mengisi posisi strategis tersebut.
Susunan kepemimpinan GPSO kini dipimpin oleh Dionysius Tjokro sebagai Direktur Utama, didampingi Axel Tobias Joel sebagai Direktur. Sementara itu, Dewan Komisaris akan diketuai oleh Karnadi Margaka sebagai Komisaris Utama, dibantu Adi Sulaiman sebagai Komisaris, dan Purwan Habibie Siswanto sebagai Komisaris Independen. Perubahan ini menandai revitalisasi kepemimpinan yang strategis, diharapkan mampu membawa inovasi dan efisiensi operasional.
Tak hanya soal struktur organisasi, RUPSLB juga membahas aspek vital terkait kompensasi. Pemegang saham menyetujui penetapan gaji dan tunjangan lainnya bagi dewan komisaris untuk tahun buku 2025. Jumlah remunerasi ini ditetapkan setara dengan tahun buku sebelumnya, atau jika ada penyesuaian, tidak akan melampaui 5 persen dari total tahun 2024. Keputusan ini juga memberikan mandat penuh kepada dewan komisaris untuk menentukan remunerasi bagi jajaran direksi, mencerminkan fleksibilitas dan kepercayaan dalam tata kelola perusahaan yang baik dan berorientasi kinerja.
Guna menopang ambisi pertumbuhan, RUPSLB juga memberikan lampu hijau untuk usulan penjaminan aset perseroan. Nilai aset yang dijaminkan dapat mencapai lebih dari satu per dua bagian atau bahkan seluruh kekayaan perusahaan. Persetujuan ini krusial dalam upaya GPSO mendapatkan fasilitas pinjaman dari perbankan dan/atau lembaga keuangan lain dalam kurun waktu 12 bulan ke depan. Langkah ini strategis untuk memastikan ketersediaan modal kerja dan investasi, guna mendukung kegiatan usaha serta mencapai target kinerja yang optimal di tengah dinamika pasar yang kompetitif.
Dengan serangkaian keputusan strategis ini, PT Geoprima Solusi Tbk menunjukkan komitmennya untuk beradaptasi dan bertumbuh. Perombakan manajemen, kebijakan remunerasi yang terukur, serta strategi pendanaan yang agresif diharapkan mampu menjadi katalisator bagi peningkatan nilai perusahaan dan kepercayaan investor di masa mendatang, membuka lembaran baru bagi perjalanan bisnis GPSO.
