Artikel Berita:
Faktual News Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan taringnya pada perdagangan sesi I hari Kamis, 6 November 2025. IHSG berhasil mempertahankan diri di zona hijau dan ditutup pada level 8.329,40, naik tipis 0,13 persen dari posisi sebelumnya di 8.318,52. Bahkan, IHSG sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di level 8.362,91.
Perdagangan sesi I ini terbilang ramai dengan total 15,50 miliar saham berpindah tangan dalam 1,50 juta transaksi. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp11,34 triliun. Secara keseluruhan, sentimen pasar cenderung positif dengan 363 saham mengalami kenaikan harga, sementara 263 saham terkoreksi, dan 182 saham stagnan.
Dari sisi sektoral, mayoritas sektor saham turut merasakan dampak positif. Sektor energi memimpin penguatan dengan kenaikan 1,39 persen, disusul sektor transportasi (1,36 persen), barang siklikal (0,84 persen), industri (0,74 persen), dan properti (0,68 persen). Sektor infrastruktur juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,65 persen, sementara sektor kesehatan naik tipis 0,09 persen.
Di sisi lain, beberapa sektor mengalami koreksi, di antaranya sektor non-siklikal yang turun 0,40 persen, sektor bahan baku melemah 0,33 persen, dan sektor teknologi terkoreksi 0,30 persen. Sektor keuangan terpantau bergerak datar di zona merah.
Sentimen positif juga terlihat di bursa saham regional. Indeks Hang Seng di Hong Kong melonjak 1,48 persen, Nikkei 225 di Tokyo menguat 1,56 persen, dan Shanghai Composite Index naik 0,88 persen. Hal ini mengindikasikan optimisme investor terhadap prospek ekonomi di kawasan Asia.
