Penulis: Putrawan Dian

Putrawan Dian

kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

Faktual News – Pasar modal Indonesia menutup pekan ini dengan sentimen negatif yang mendalam. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 13 Maret 2026, harus rela terjun bebas, anjlok 3,05 persen ke level 7.137,21. Penurunan drastis ini mengikis posisi IHSG dari level 7.362,11, memicu kekhawatiran di kalangan investor dan pelaku pasar. Analis dari Phintraco Sekuritas Indonesia menyoroti bahwa tekanan jual masif ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap potensi eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Sentimen geopolitik ini dikhawatirkan akan memicu lonjakan harga minyak mentah global yang bertahan lebih lama dari perkiraan. Konsekuensinya, inflasi domestik berpotensi melonjak, dan defisit…

Read More

Faktual News – Raksasa konstruksi nasional, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), kembali menunjukkan taringnya di luar Pulau Jawa dengan mengamankan proyek pembangunan infrastruktur vital. Kali ini, perseroan dipercaya untuk menggarap proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cendrawasih Dobo di Maluku, dengan nilai kontrak fantastis mencapai Rp217,97 miliar. Proyek strategis ini menegaskan komitmen Waskita dalam mendukung pemerataan fasilitas kesehatan berkualitas di seluruh pelosok Indonesia. Menurut Ermy Puspa Yunita, Corporate Secretary WSKT, pembangunan RSUD ini akan rampung dalam kurun waktu 10 bulan, dimulai sejak Maret 2026 dan ditargetkan selesai pada Desember 2026. "Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini secara tepat waktu dan…

Read More

Faktual News – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memproyeksikan arus keluar modal investor asing atau net foreign sell pada Maret 2026 tidak akan terlalu deras. Optimisme ini didasari oleh beberapa faktor kunci yang menjaga stabilitas pasar modal domestik, memberikan sinyal positif di tengah dinamika ekonomi global. Unit Kajian dan Analisis Ekonomi Divisi Riset BEI, Anita Kezia, menjelaskan bahwa tingkat turnover investor asing yang masih stabil di kisaran 30 persen menjadi indikator penting. Selain itu, fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih cukup solid, berfungsi sebagai benteng penahan tekanan arus keluar modal asing dari pasar saham. Kondisi ini menunjukkan resiliensi pasar domestik terhadap…

Read More

OJK Baru: Pasar Modal RI Siap Melejit, Investor Merapat! Faktual News – Pergantian pucuk pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membawa optimisme baru bagi geliat pasar modal Indonesia. Para analis menyoroti latar belakang kuat para pemimpin baru di sektor pasar modal sebagai katalis positif yang akan mendorong transformasi struktural. Azharys Hardian, seorang Investment Specialist dari Korea Investment and Sekuritas Indonesia, menyatakan pandangannya ini di Jakarta, pada 12 Maret 2026. Gambar Istimewa : Menurut Azharys, pengalaman mendalam para pimpinan OJK di dunia pasar modal merupakan sentimen yang sangat baik bagi perkembangan bursa. "Kepemimpinan yang berasal dari pengalaman di pasar modal menjadi sentimen…

Read More

Drama Bursa: IHSG Merah, Sektor Siklikal Ambles! Faktual News – Kamis, 12 Maret 2026 menjadi hari yang kurang bersahabat bagi pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpaksa mengakhiri perdagangan di zona merah, terkoreksi 0,37 persen ke level 7.362,11, dari posisi pembukaan 7.389,39. Penurunan ini menandai pembalikan arah setelah sempat menunjukkan penguatan di sesi sebelumnya. Gambar Istimewa : Data dari RTI Business menunjukkan gambaran yang kurang menggembirakan di lantai bursa. Dari total saham yang diperdagangkan, 461 di antaranya mengalami koreksi, sementara hanya 211 saham yang berhasil menguat, dan 149 saham lainnya stagnan. Aktivitas transaksi harian juga cukup signifikan, dengan…

Read More

Faktual News – Proyeksi mengejutkan datang dari PT BNI Sekuritas terkait arah kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) di masa mendatang. Lembaga sekuritas ini memperkirakan Bank Indonesia (BI) hanya akan memangkas suku bunga acuan, atau BI Rate, sebesar 25 basis poin (bps) pada paruh kedua tahun 2026. Angka ini terbilang konservatif di tengah ekspektasi pasar. Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, dalam acara "Ramadhan Market Update BNI Sekuritas" pada Rabu, 11 Maret 2026, menjelaskan bahwa potensi pemangkasan suku bunga tahun ini memang cukup terbatas. "Kami memperkirakan hanya akan ada pemangkasan sebesar 25 basis poin, dengan target dimulainya pemotongan tersebut…

Read More

Faktual News – Jakarta. Pasar modal Indonesia tengah memancarkan sinyal kuat untuk bertransformasi dan mereformasi diri, siap bersaing di kancah global. Upaya ambisius ini berpusat pada peningkatan transparansi, penguatan tata kelola, serta komunikasi yang lebih efektif antara regulator, emiten, dan para investor. Semangat ini menjadi inti diskusi "Road to Indonesia Investor Relations Forum (IRF) 2026" dengan tema "Era Baru Transparansi Pasar Modal" yang berlangsung di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 10 Maret 2026. Jeffrey Hendrik, Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, menegaskan bahwa ini adalah momen krusial bagi pasar modal nasional untuk naik kelas dan menjadi lebih kompetitif secara…

Read More

Faktual News – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan performa lesu pada penutupan perdagangan Rabu, 11 Maret 2026. Indeks acuan bursa domestik ini tergelincir 0,69 persen, mengakhiri sesi di level 7.389,39, turun dari posisi penutupan sebelumnya di 7.440,91. Koreksi ini menandai hari yang kurang bersahabat bagi investor di pasar modal Tanah Air. Berdasarkan data dari RTI Business, aktivitas perdagangan hari itu didominasi oleh saham-saham yang melemah, dengan 366 emiten terkoreksi. Sementara itu, 312 saham berhasil menguat, dan 139 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga yang signifikan. Total volume transaksi mencapai 32,20 miliar saham, diperdagangkan sebanyak 1,84 juta…

Read More

Faktual News – Pada penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (11/3), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) harus rela berbalik arah, mengakhiri sesi dengan pelemahan tipis. Meskipun demikian, dinamika pasar menunjukkan gambaran yang lebih kompleks, di mana mayoritas sektor justru berhasil mencatatkan penguatan signifikan, memberikan sinyal menarik bagi para investor. Indeks acuan pasar modal Indonesia tersebut terpantau ditutup pada level 7.437,80, terkoreksi sebesar 0,04 persen dari posisi pembukaan di angka 7.440,91. Perdagangan sesi ini mencatat total 18,32 miliar saham berpindah tangan, melalui 1,08 juta kali transaksi, dengan nilai total mencapai Rp7,66 triliun. Angka ini mencerminkan aktivitas pasar yang cukup solid…

Read More

Faktual News – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan pada 10 Maret 2026 dengan performa yang cemerlang, melonjak 1,41 persen. Kenaikan ini membawa IHSG bertengger di level 7.440,92, melampaui posisi penutupan sebelumnya di 7.337,36. Data dari RTI Business menunjukkan dominasi sentimen positif di lantai bursa. Mayoritas saham, yakni 534 emiten, berhasil menguat, sementara 190 saham terkoreksi, dan 93 lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan juga terpantau sangat ramai, dengan volume transaksi mencapai 36,26 miliar saham melalui 2,02 juta kali frekuensi. Total nilai transaksi harian ini pun fantastis, menembus angka Rp19,16 triliun. Gambar Istimewa : haluannews.id Tak hanya IHSG, performa positif…

Read More