Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- AS Ancam Tutup Maskapai Iran Dunia Bereaksi
- Trump Ancam Larang Ekspor Solar Imbas Harga
- Utang BLBI Rp218 Triliun Lunas Akhirnya Terungkap
- Minyak Dunia Terjun Bebas Pemicunya Tak Terduga
- Bahlil Ungkap Taktik Licik Tetangga Soal Harga Listrik
- Kejutan Besar Eropa Segera Hadir di Indonesia
- E50 Bakal Ubah Peta Energi Indonesia Selamanya
- Terbongkar Udang Impor Rp405 Miliar Disita KKP
Penulis: Putrawan Dian
kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.
Faktual News Pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (1/7), pukul 09.00 WIB, disambut gembira oleh para investor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan kenaikan signifikan, mencapai level 6.956,12. Ini merupakan peningkatan 0,41 persen dari penutupan kemarin di angka 6.927,67. Aroma manis menuju level psikologis 7.000 semakin terasa. Data RTI Business mencatat transaksi cukup aktif. Sebanyak 281,29 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi 22 ribu kali transaksi, menghasilkan total nilai transaksi mencapai Rp372,01 miliar. Dari total saham yang diperdagangkan, 203 saham mengalami penguatan, 85 saham terkoreksi, dan 229 saham stagnan. Gambar Istimewa : haluannews.id Optimisme ini sejalan dengan proyeksi CGS International Sekuritas…
Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa, 1 Juli 2025, dengan penurunan tipis 0,18 persen, parkir di angka 6.915,36. Pergerakan ini sedikit mengecewakan setelah pembukaan di level 6.927,67. Meskipun demikian, aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai dengan total nilai transaksi mencapai Rp11,38 triliun, melibatkan 17,17 miliar saham yang diperdagangkan melalui 1,11 juta kali transaksi. Data dari RTI Business menunjukkan pergerakan yang beragam. Sebanyak 356 saham mengalami koreksi, sementara 245 saham mencatatkan penguatan, dan 191 saham lainnya stagnan. Dominasi pelemahan juga terlihat pada mayoritas indeks, dengan IDX30 turun 0,49 persen ke 396,88, Sri-Kehati merosot 0,81 persen ke 348,74,…
Faktual News melaporkan bahwa perdagangan saham di Indonesia hari ini, Selasa, 1 Juli 2025, menunjukkan pergerakan yang tak terduga. Setelah dibuka dengan sedikit peningkatan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ditutup melemah 0,27 persen, parkir di angka 6.909,23. Bandingkan dengan posisi pembukaan di level 6.927,67. Perubahan ini cukup signifikan dan menimbulkan pertanyaan bagi para pelaku pasar. Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Data RTI Business mencatat volume transaksi mencapai 9,27 miliar saham, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 651 ribu kali. Nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp6,29 triliun. Meskipun demikian, pergerakan IHSG yang negatif menunjukkan adanya tekanan jual yang cukup kuat. Gambar Istimewa : asset.kompas.com…
Faktual News melaporkan, IHSG mengawali perdagangan Jumat pagi dengan semangat positif, melejit 0,47 persen ke angka 6.929,85. Lonjakan ini menandai awal yang menjanjikan setelah dibuka di posisi 6.897,40. Aktivitas perdagangan terbilang ramai dengan 396,41 juta saham diperdagangkan, mengalami 30 ribu kali transaksi, dan menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp424,49 miliar. Meskipun demikian, pasar menunjukkan dinamika yang menarik. Sebanyak 246 saham mencatatkan penguatan, sementara 82 saham terkoreksi dan 239 saham stagnan. Analisis dari Panin Sekuritas memberikan sentimen positif. Mereka memproyeksikan IHSG akan melanjutkan tren positifnya, terutama jika berhasil menembus level 6.930-7.000. Jika berhasil bertahan di atas angka tersebut, IHSG berpotensi menuju resistance…
Faktual News Penutupan perdagangan saham hari ini, Jumat (30/6/2025), menorehkan catatan positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG berhasil menguat dan mendekati level psikologis 7.000, ditutup pada posisi 6.927,67, meningkat 0,44 persen dari pembukaan di angka 6.897,40. Kenaikan ini diiringi oleh aktivitas perdagangan yang cukup ramai, dengan total nilai transaksi mencapai Rp13,64 triliun. Sebanyak 21,12 miliar saham diperdagangkan melalui 1,15 juta kali transaksi. Data dari RTI Business menunjukkan dinamika pasar yang menarik. Sebanyak 357 saham berhasil mencatatkan penguatan, sementara 228 saham terkoreksi, dan 205 saham lainnya stagnan. Tren positif ini juga terlihat pada indeks-indeks sektoral. IDX30 naik 0,37 persen…
Faktual News melaporkan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari Senin, 30 Juni 2025 dengan performa yang menggembirakan. Penutupan sesi pertama menunjukkan IHSG menghijau di level 6.913,98, menanjak 0,24 persen dari pembukaan di angka 6.936,06. Aktivitas perdagangan terbilang cukup ramai, dengan total volume transaksi mencapai 10,82 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 681 ribu kali, menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp6,68 triliun. Data faktual.news menunjukkan, pergerakan IHSG ini didorong oleh kinerja positif mayoritas sektor. Sektor bahan baku memimpin penguatan dengan lonjakan 2,83 persen, disusul sektor siklikal (2,07 persen), transportasi (1,92 persen), dan infrastruktur (1,16 persen). Sektor industri (0,99 persen), kesehatan…
Faktual News MNC Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren pelemahannya. Analisis teknikal menunjukkan IHSG mungkin akan menguji level 6.783-6.813 dalam jangka pendek. Namun, potensi koreksi yang lebih dalam, di kisaran 6.561-6.721, patut diwaspadai. Perdagangan kemarin (25/6) mencatat IHSG terkoreksi 0,54 persen, ditutup di level 6.832, diiringi tekanan jual yang signifikan. Meskipun demikian, MNC Sekuritas tetap optimistis dan merekomendasikan beberapa saham dengan potensi keuntungan. Saham-saham pilihan tersebut antara lain PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk…
Faktual News memberikan kabar terbaru mengenai pergerakan harga emas Antam hari ini. Per Kamis (26/6/2025), harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) mengalami koreksi cukup signifikan. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia pukul 08.24 WIB, penurunan harga terlihat jelas di berbagai ukuran. Emas Antam 24 karat dengan pecahan satu gram misalnya, ambles Rp8.000 menjadi Rp1.924.000 per gram. Penurunan serupa juga terjadi pada harga buyback yang turun Rp8.000 ke level Rp1.768.000 per gram. Selisih harga jual dan buyback kini mencapai Rp156.000. Untuk pecahan 0,5 gram, harga emas Antam turun Rp4.000 menjadi Rp1.012.000. Sementara itu, emas Antam ukuran 2 gram dan 3…
Faktual News Pasar saham Indonesia mengawali perdagangan hari ini (26/6) dengan kabar gembira. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau, menguat 0,16 persen ke level 6.843,24, naik dari posisi penutupan sebelumnya di 6.832,14. Data RTI Business mencatat aktivitas perdagangan yang cukup signifikan, dengan volume transaksi mencapai 279,14 juta saham, terjadi 24 ribu kali transaksi, dan total nilai transaksi mencapai Rp295,17 miliar. Meskipun demikian, pasar menunjukkan dinamika yang beragam; 178 saham menguat, 92 saham terkoreksi, dan 242 saham stagnan. Namun, di balik euforia pagi ini, sejumlah analis tetap waspada. CGS International Sekuritas Indonesia, misalnya, memproyeksikan pergerakan IHSG hari ini…
Faktual News Perdagangan sesi pertama hari ini, Kamis, 26 Juni 2025, menyajikan cerita menarik di bursa saham Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup sesi dengan peningkatan tipis, mencapai level 6.844,97 atau naik 0,19 persen. Pergerakan positif ini dimulai dari pembukaan di level 6.832,14. Aktivitas perdagangan cukup tinggi, dengan total saham yang diperdagangkan mencapai 12,36 miliar saham, melalui 598 ribu transaksi dan nilai total mencapai Rp8,83 triliun. Data faktual.news mencatat, dari total saham yang diperdagangkan, 323 saham berhasil menorehkan penguatan, sementara 255 saham mengalami koreksi dan 216 saham lainnya stagnan. Kenaikan IHSG didorong oleh performa positif sejumlah sektor unggulan.…

