Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    IHSG Terkoreksi, Tapi Transaksi Harian Rp25 T Bikin Melongo!

    04-03-2026 - 05.20

    Gawat! IHSG Terjun Bebas Hampir 1%, Investor Panik?

    03-03-2026 - 21.20

    Terungkap! BEI Sanksi Ratusan Emiten, Laporan Keuangan Biang Kerok?

    03-03-2026 - 14.20
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • IHSG Terkoreksi, Tapi Transaksi Harian Rp25 T Bikin Melongo!
    • Gawat! IHSG Terjun Bebas Hampir 1%, Investor Panik?
    • Terungkap! BEI Sanksi Ratusan Emiten, Laporan Keuangan Biang Kerok?
    • Gawat! IHSG Anjlok Lebih 2%, Sektor Ini Malah Cuan!
    • Geger Pasar Modal! OJK Sikat IPPE, Denda Total Rp10 Miliar Lebih!
    • Bursa Berdarah? IHSG Turun, tapi Transaksi Malah Melonjak!
    • DSSA, BRMS, AMMN Cs: Dalang di Balik Lesunya IHSG Pekan Ini?
    Faktual News
    Home - Market - IHSG Terkoreksi, Tapi Transaksi Harian Rp25 T Bikin Melongo!
    Market

    IHSG Terkoreksi, Tapi Transaksi Harian Rp25 T Bikin Melongo!

    04-03-2026 - 05.2003 Mins Read0

    Faktual News – Jakarta. Pasar modal Indonesia menyajikan gambaran yang kompleks namun tetap menunjukkan vitalitas yang menarik sepanjang Februari 2026. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona merah, aktivitas transaksi harian tetap memukau dan investor asing mulai kembali menunjukkan minat beli yang signifikan.

    Dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK di Jakarta, 3 Maret 2026, Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa hingga 27 Februari 2026, IHSG memang mencatatkan koreksi sebesar 1,13 persen secara month-to-date (mtd), menempatkannya pada level 8.235,49. Secara year-to-date (ytd), pelemahan indeks tercatat lebih dalam, mencapai 4,76 persen.

    IHSG Terkoreksi, Tapi Transaksi Harian Rp25 T Bikin Melongo!
    Gambar Istimewa : data:image

    "Meskipun demikian, kami melihat adanya sinyal positif dari aktivitas perdagangan. Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) sepanjang Februari 2026 terpantau sangat impresif, mencapai Rp25,62 triliun," ujar Hasan. Ia menambahkan bahwa angka ini menandai konsistensi di atas level Rp20 triliun yang telah dipertahankan sejak Agustus 2025, menunjukkan likuiditas pasar yang kuat.

    Sinyal positif juga datang dari pergerakan investor asing. Setelah sempat membukukan net sell signifikan sebesar Rp9,88 triliun pada Januari 2026, investor non-residen kini membalikkan keadaan dengan mencatatkan net buy sebesar Rp0,36 triliun di bulan Februari. Ini menjadi indikator adanya kepercayaan kembali terhadap prospek pasar saham domestik.

    Di segmen pasar obligasi, Indeks Harga Obligasi Korporasi Indonesia (ICBI) menunjukkan kinerja yang lebih cerah. Per 27 Februari 2026, ICBI ditutup pada level 442,12, terapresiasi 0,45 persen mtd dan 0,29 persen ytd. Kendati demikian, investor non-residen masih mencatatkan net sell sebesar Rp3,35 triliun di Surat Berharga Negara (SBN).

    Industri pengelola investasi juga menunjukkan pertumbuhan yang solid. Asset Under Management (AUM) tercatat sebesar Rp1.115,71 triliun per 26 Februari 2026, meningkat 1,11 persen mtd dan 7 persen ytd. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana mencapai Rp726,26 triliun, tumbuh 3,55 persen mtd. Pertumbuhan ini didorong oleh net subscription yang mencapai Rp16,09 triliun, menandakan minat investor yang tinggi terhadap produk investasi kolektif.

    Dari sisi partisipasi investor, pasar modal Indonesia terus menarik minat masyarakat. Jumlah investor baru tercatat bertambah 1,8 juta hingga 25 Februari 2026, sehingga total investor domestik kini mencapai 22,88 juta. Peningkatan jumlah investor ini menjadi fondasi penting bagi pendalaman pasar modal di Tanah Air.

    Sementara itu, aktivitas penghimpunan dana korporasi di pasar modal juga tetap berjalan. Per 27 Februari 2026, secara ytd, total dana yang dihimpun mencapai Rp30,52 triliun. Dana ini sebagian besar bersumber dari penawaran umum efek utang dan sukuk (EBUS), menunjukkan peran pasar modal sebagai alternatif pembiayaan yang vital bagi korporasi.

    Editor: Galih Pratama

    Ikuti Kami di Google News
    Share. Facebook Telegram WhatsApp Copy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

    kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

    Baca Juga

    Gawat! IHSG Terjun Bebas Hampir 1%, Investor Panik?

    03-03-2026 - 21.20

    Terungkap! BEI Sanksi Ratusan Emiten, Laporan Keuangan Biang Kerok?

    03-03-2026 - 14.20

    03-03-2026 - 05.20

    Gawat! IHSG Anjlok Lebih 2%, Sektor Ini Malah Cuan!

    02-03-2026 - 21.20

    Geger Pasar Modal! OJK Sikat IPPE, Denda Total Rp10 Miliar Lebih!

    02-03-2026 - 14.20

    Bursa Berdarah? IHSG Turun, tapi Transaksi Malah Melonjak!

    02-03-2026 - 05.20
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Recent Posts

    • IHSG Terkoreksi, Tapi Transaksi Harian Rp25 T Bikin Melongo!
    • Gawat! IHSG Terjun Bebas Hampir 1%, Investor Panik?
    • Terungkap! BEI Sanksi Ratusan Emiten, Laporan Keuangan Biang Kerok?
    • (tanpa judul)
    • Gawat! IHSG Anjlok Lebih 2%, Sektor Ini Malah Cuan!

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025

    Categories

    • Dunia
    • Esports
    • Market
    • Olahraga
    • Sepakbola
    Faktual News
    • Home
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
    • Disklaimer
    • Kontak
    • Tentang Kami
    © 2026 faktual.news | KR Network

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.