Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Keluarga Miskin Jaksel Kini Jadi Jutawan Kuliner

    21-09-2026 - 08.55

    Mantan Bos Besar Ditangkap Skandal Keuangan Guncang Negeri Jiran

    21-09-2026 - 08.20

    Geger 14 Bank Tutup OJK Kembali Bertindak Tegas

    21-09-2026 - 05.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Keluarga Miskin Jaksel Kini Jadi Jutawan Kuliner
    • Mantan Bos Besar Ditangkap Skandal Keuangan Guncang Negeri Jiran
    • Geger 14 Bank Tutup OJK Kembali Bertindak Tegas
    • faktual.news – Badan Pemeriksa Keuangan BPK kini resmi menggebrak pintu kantor Badan Pengelola Investasi BPI Daya Anagata Nusantara Danantara. Sebuah audit besar-besaran terhadap laporan keuangan konsolidasi tahun 2025 telah dimulai, menandai babak baru pengawasan ketat terhadap entitas pengelola investasi strategis negara ini. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius untuk memastikan setiap rupiah dana publik dikelola dengan transparan dan akuntabel.
    • Kisah Miliarder Pendiam Raja TV Satelit Dunia
    • Nusantara Explorer Sensasi Hotel Berjalan
    • Aksi Heboh GBK Wujudkan Rumah Impian Anak
    • Indonesia Susul China BBM dari Batu Bara
    Faktual News
    Home - Market - Gawat! IHSG Anjlok Lebih 2%, Sektor Ini Malah Cuan!
    Market

    Gawat! IHSG Anjlok Lebih 2%, Sektor Ini Malah Cuan!

    02-03-2026 - 21.2003 Mins Read2
    gawat ihsg anjlok lebih 2 sektor ini malah cuan

    Faktual News – Jakarta – Senin, 2 Maret 2026 menjadi hari yang kelam bagi pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok dalam, menutup perdagangan di level 8.016,83 poin. Penurunan signifikan sebesar 2,65% dari posisi sebelumnya 8.235,48 ini disinyalir kuat dipicu oleh sentimen negatif dari eskalasi konflik geopolitik global, terutama ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang memicu kekhawatiran capital outflow dari pasar negara berkembang.

    Data dari RTI Business menunjukkan betapa masifnya tekanan jual yang melanda bursa. Sebanyak 671 saham harus rela terkoreksi, jauh melampaui 108 saham yang berhasil menguat. Sementara 41 saham lainnya stagnan tanpa perubahan berarti. Total transaksi mencapai Rp29,83 triliun, melibatkan 56,60 miliar saham yang berpindah tangan dalam 3,65 juta kali frekuensi. Angka ini mencerminkan aktivitas pasar yang tinggi namun didominasi oleh aksi jual yang agresif.

    Gawat! IHSG Anjlok Lebih 2%, Sektor Ini Malah Cuan!
    Gambar Istimewa : cdn.idntimes.com

    Gelombang koreksi tidak hanya menerpa IHSG secara keseluruhan, tetapi juga merembet ke seluruh indeks utama di Bursa Efek Indonesia. Indeks IDX30 anjlok 2,46% menjadi 429,00, diikuti oleh LQ45 yang terperosok 2,62% ke 812,49. Sri-Kehati tak luput dari tekanan, melemah 2,57% menjadi 374,21, dan Indeks Saham Syariah Indonesia (JII) ikut terkoreksi 2,13% ke level 542,98.

    Hampir seluruh sektor industri mencatatkan kinerja negatif yang mencolok. Sektor siklikal menjadi yang paling terpukul dengan penurunan fantastis 7,60%, mengindikasikan kekhawatiran terhadap prospek ekonomi. Disusul sektor industrial (-5,95%), properti (-4,14%), infrastruktur (-4,13%), dan teknologi (-3,77%) yang juga mencatatkan pelemahan signifikan. Sektor-sektor lain seperti non-siklikal (-3,58%), transportasi (-2,74%), keuangan (-2,67%), kesehatan (-2,16%), dan bahan baku (-0,87%) juga tak mampu menahan gempuran sentimen negatif yang melanda.

    Namun, di tengah lautan merah, hanya satu sektor yang mampu bersinar terang: sektor energi. Sektor ini berhasil membukukan kenaikan 1,54%, menjadi satu-satunya penopang di tengah badai pelemahan. Saham-saham di sektor ini diuntungkan oleh potensi kenaikan harga komoditas akibat ketidakpastian global dan konflik geopolitik, dengan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) memimpin penguatan sebesar 2,99%, menunjukkan resiliensi di tengah gejolak pasar.

    Beberapa saham menjadi sorotan sepanjang hari. Di jajaran top gainers, nama-nama seperti PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI), dan PT Elnusa Tbk (ELSA) berhasil mencuri perhatian dengan kenaikan harga yang signifikan. Sebaliknya, top losers didominasi oleh PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), dan PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) yang mengalami koreksi tajam. Sementara itu, saham yang paling aktif diperdagangkan berdasarkan nilai transaksi adalah PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU), dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC).

    Kondisi pasar yang bergejolak ini menuntut kehati-hatian investor dalam mengambil keputusan. Dinamika geopolitik global diprediksi akan terus menjadi faktor penentu pergerakan pasar ke depan, menjadikan sektor-sektor tertentu lebih rentan atau justru lebih prospektif tergantung pada perkembangan situasi.

    Editor: Galih Pratama

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Keluarga Miskin Jaksel Kini Jadi Jutawan Kuliner

      21-09-2026 - 08.55

      Mantan Bos Besar Ditangkap Skandal Keuangan Guncang Negeri Jiran

      21-09-2026 - 08.20

      Geger 14 Bank Tutup OJK Kembali Bertindak Tegas

      21-09-2026 - 05.55

      faktual.news – Badan Pemeriksa Keuangan BPK kini resmi menggebrak pintu kantor Badan Pengelola Investasi BPI Daya Anagata Nusantara Danantara. Sebuah audit besar-besaran terhadap laporan keuangan konsolidasi tahun 2025 telah dimulai, menandai babak baru pengawasan ketat terhadap entitas pengelola investasi strategis negara ini. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius untuk memastikan setiap rupiah dana publik dikelola dengan transparan dan akuntabel.

      21-09-2026 - 05.20

      Kisah Miliarder Pendiam Raja TV Satelit Dunia

      21-09-2026 - 02.55

      Nusantara Explorer Sensasi Hotel Berjalan

      21-09-2026 - 02.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Keluarga Miskin Jaksel Kini Jadi Jutawan Kuliner
      • Mantan Bos Besar Ditangkap Skandal Keuangan Guncang Negeri Jiran
      • Geger 14 Bank Tutup OJK Kembali Bertindak Tegas
      • faktual.news – Badan Pemeriksa Keuangan BPK kini resmi menggebrak pintu kantor Badan Pengelola Investasi BPI Daya Anagata Nusantara Danantara. Sebuah audit besar-besaran terhadap laporan keuangan konsolidasi tahun 2025 telah dimulai, menandai babak baru pengawasan ketat terhadap entitas pengelola investasi strategis negara ini. Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya serius untuk memastikan setiap rupiah dana publik dikelola dengan transparan dan akuntabel.
      • Kisah Miliarder Pendiam Raja TV Satelit Dunia

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.