Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.135 per Dolar AS

    26-10-2026 - 16.20

    Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia

    26-10-2026 - 14.55

    Zulhas Bawa Kabar Baik untuk Warga Asahan

    26-10-2026 - 14.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.135 per Dolar AS
    • Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia
    • Zulhas Bawa Kabar Baik untuk Warga Asahan
    • Indonesia Usulkan Rating Pasar Modal Sendiri
    • Strategi Baru RI Amankan Energi Nasional
    • Telkom Sabet Penghargaan Global di London
    • Harga Emas Antam Stabil Hari Ini
    • Singapura Respon Pemangkasan Gas RI
    Faktual News
    Home - Market - Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia
    Market

    Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia

    26-10-2026 - 14.5502 Mins Read0
    singapura impor listrik besar dari malaysia

    Faktual.news – Langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi regional resmi diambil oleh Singapura dan Malaysia. Kedua negara tersebut secara resmi telah memperbarui kemitraan strategis mereka guna mempererat kerja sama bilateral di sektor energi. Salah satu poin krusial dalam kesepakatan ini adalah keputusan Singapura untuk mengimpor listrik dalam skala besar, yakni mencapai 1,3 gigawatt (GW), dari Malaysia.

    Penandatanganan kesepakatan penting ini berlangsung di tengah perhelatan bergengsi Singapore International Energy Week (SIEW) ke-19. Melalui pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) ini, kedua negara membangun kerangka kerja yang lebih kokoh untuk memperkuat kolaborasi teknis, penyelarasan regulasi, hingga pertukaran pengetahuan di bidang energi.

    Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Fokus utama dari kerja sama ini mencakup berbagai aspek vital, mulai dari perencanaan dan keandalan sistem kelistrikan serta pipa gas, hingga regulasi pasar listrik di tingkat grosir maupun eceran. Selain itu, kedua negara juga akan fokus pada pelaksanaan proyek perdagangan listrik lintas batas, pengelolaan Sertifikat Energi Terbarukan (REC), serta peningkatan kapasitas interkoneksi antarnegara. Kerja sama ini juga akan memperluas kolaborasi pada pengembangan sistem tenaga surya dan teknologi penyimpanan energi yang lebih efisien.

    Proses pertukaran dokumen MoU tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Perdana Menteri Malaysia yang juga menjabat sebagai Menteri Transisi Energi dan Transformasi Air, Datuk Seri Fadillah Yusof, bersama Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Dr. Tan See Leng. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi integrasi energi di kawasan Asia Tenggara.

    Dalam perkembangan terkait, Otoritas Pasar Energi Singapura (EMA) telah memberikan persetujuan bersyarat kepada Sembcorp Utilities Pte Ltd untuk mengimpor listrik sebesar 1,3 GW tersebut. Proyek ambisius ini dijalankan melalui kemitraan dengan konsorsium MY Energy Consortium (MYEC), yang melibatkan pemain besar seperti Petroliam Nasional Bhd (Petronas), Tenaga Nasional Bhd (TNB), dan PetroVietnam Technical Services Corporation (PTSC).

    Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari perjanjian pengembangan bersama yang telah disepakati sebelumnya pada KTT ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur pada Mei 2025 lalu. Dengan adanya izin ini, Singapura memiliki peluang besar untuk mengintegrasikan pasokan listrik rendah karbon dari berbagai sumber regional, termasuk memanfaatkan tenaga surya dari Malaysia serta potensi pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai dari Vietnam.

    Sembcorp Utilities menargetkan operasional impor listrik dari proyek ini dapat mulai berjalan pada tahun 2035. Selama beberapa tahun ke depan, konsorsium akan fokus pada pengembangan proyek, pengurusan perizinan dari otoritas terkait, penyelesaian Perjanjian Jual Beli Listrik (PPA), serta memastikan ketersediaan pendanaan yang memadai untuk mendukung keberhasilan proyek energi lintas batas ini.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.135 per Dolar AS

      26-10-2026 - 16.20

      Zulhas Bawa Kabar Baik untuk Warga Asahan

      26-10-2026 - 14.20

      Indonesia Usulkan Rating Pasar Modal Sendiri

      26-10-2026 - 12.55

      Strategi Baru RI Amankan Energi Nasional

      26-10-2026 - 12.20

      Telkom Sabet Penghargaan Global di London

      26-10-2026 - 10.55

      Harga Emas Antam Stabil Hari Ini

      26-10-2026 - 10.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Rupiah Terpuruk ke Level Rp18.135 per Dolar AS
      • Singapura Impor Listrik Besar dari Malaysia
      • Zulhas Bawa Kabar Baik untuk Warga Asahan
      • Indonesia Usulkan Rating Pasar Modal Sendiri
      • Strategi Baru RI Amankan Energi Nasional

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.