Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Terang Benderang Hingga Pelosok Negeri

    23-10-2026 - 23.20

    Libur Nataru Jadi Lebih Murah dengan Diskon Besar

    23-10-2026 - 21.55

    Misi Digital Telkom di Kulon Progo

    23-10-2026 - 21.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Terang Benderang Hingga Pelosok Negeri
    • Libur Nataru Jadi Lebih Murah dengan Diskon Besar
    • Misi Digital Telkom di Kulon Progo
    • Ekonomi Indonesia Masuk 7 Besar Dunia
    • Strategi Kreatif Vaseline Raih Penghargaan
    • Misteri Reklasifikasi MSCI dan Nasib IHSG
    • Rupiah Terpuruk di Akhir Pekan
    • Perjuangan Ibu Cari Kerja Untuk Anak
    Faktual News
    Home - Market - Terang Benderang Hingga Pelosok Negeri
    Market

    Terang Benderang Hingga Pelosok Negeri

    23-10-2026 - 23.2002 Mins Read0
    terang benderang hingga pelosok negeri

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemerataan akses energi nasional. Melalui data terbaru yang dirilis oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), rasio elektrifikasi atau persentase rumah tangga yang telah menikmati aliran listrik di tanah air kini telah menyentuh angka 99,8 persen.

    Capaian membanggakan ini diungkapkan langsung oleh Wakil Menteri (Wamen) ESDM, Yuliot Tanjung, dalam rangkaian acara penganugerahan Penghargaan Energi Subroto 2026 yang berlangsung di Jakarta, Jumat (23/10). Meski angka tersebut menunjukkan dominasi akses listrik yang hampir menyeluruh, pemerintah menegaskan bahwa tugas besar masih membentang di depan mata.

    Terang Benderang Hingga Pelosok Negeri
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Yuliot menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan jaringan listrik tidak hanya berhenti di pusat-pusat keramaian, melainkan harus merambah hingga ke pelosok desa dan dusun yang paling terpencil sekalipun. Menurutnya, ketersediaan listrik bukan sekadar soal penerangan, melainkan mesin penggerak ekonomi kerakyatan.

    "Setiap potensi ekonomi yang ada di desa maupun di dusun harus bisa ditingkatkan melalui ketersediaan listrik. Dengan adanya listrik, aktivitas produktif masyarakat dapat tumbuh lebih pesat," ujar Yuliot dalam pidatonya.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa akses terhadap energi listrik merupakan hak dasar bagi setiap warga negara. Oleh karena itu, pemerintah memikul tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan tidak ada satu pun masyarakat yang tertinggal dalam merasakan kemandirian energi. Peningkatan rasio ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

    Senada dengan hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, juga memberikan sorotan tajam mengenai tantangan yang masih dihadapi. Meskipun secara statistik angka elektrifikasi sudah mencapai 99,85 persen, Bahlil mengingatkan bahwa angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan realitas di lapangan bagi mereka yang masih hidup dalam kegelapan.

    Bahlil mengungkapkan bahwa masih terdapat sekitar 11.000 desa dan dusun di berbagai wilayah Indonesia yang hingga saat ini belum tersentuh aliran listrik secara stabil. Hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk segera melakukan akselerasi pembangunan infrastruktur kelistrikan.

    "Kami menargetkan seluruh permasalahan ini dapat diselesaikan dengan cara apa pun. Tidak boleh ada lagi wilayah yang terisolasi dari akses energi," tegas Bahlil.

    Sebagai langkah konkret, pemerintah melalui Program Listrik Desa telah menyusun peta jalan yang ambisius. Pada tahun ini saja, program tersebut telah menyasar 2.065 lokasi strategis di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan pada tahun 2029 mendatang, seluruh rumah tangga di Indonesia, tanpa terkecuali, sudah dapat menikmati aliran listrik secara merata. Upaya ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Libur Nataru Jadi Lebih Murah dengan Diskon Besar

      23-10-2026 - 21.55

      Misi Digital Telkom di Kulon Progo

      23-10-2026 - 21.20

      Ekonomi Indonesia Masuk 7 Besar Dunia

      23-10-2026 - 18.55

      Strategi Kreatif Vaseline Raih Penghargaan

      23-10-2026 - 18.20

      Misteri Reklasifikasi MSCI dan Nasib IHSG

      23-10-2026 - 16.55

      Rupiah Terpuruk di Akhir Pekan

      23-10-2026 - 16.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Terang Benderang Hingga Pelosok Negeri
      • Libur Nataru Jadi Lebih Murah dengan Diskon Besar
      • Misi Digital Telkom di Kulon Progo
      • Ekonomi Indonesia Masuk 7 Besar Dunia
      • Strategi Kreatif Vaseline Raih Penghargaan

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.