Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Umrah Sambil Dukung Timnas di Piala Asia

    11-10-2026 - 12.55

    Investasi Raksasa 10 Triliun Masuk Indonesia

    11-10-2026 - 12.20

    Bank Jatim Ekspansi ke Balikpapan

    11-10-2026 - 10.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Umrah Sambil Dukung Timnas di Piala Asia
    • Investasi Raksasa 10 Triliun Masuk Indonesia
    • Bank Jatim Ekspansi ke Balikpapan
    • Mengenal Liang Wenfeng Sang Raja AI China
    • Solusi Menginap Seru di MotoGP Mandalika
    • Dilema Air di Balik Ledakan Teknologi AI
    • Misteri Harga BBM Tetap Tinggi Meski Selat Hormuz Pulih
    • Membangkitkan Kembali Tenun Sasak di Sade
    Faktual News
    Home - Market - Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun
    Market

    Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun

    10-10-2026 - 08.5502 Mins Read0
    waspada stok jagung menipis menjelang akhir tahun

    Faktual.news – Pemerintah Indonesia tengah bersiap menghadapi tantangan serius terkait ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas jagung. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan peringatan keras mengenai datangnya periode "bulan kritis" yang diprediksi akan memengaruhi stabilitas pasokan jagung di tanah air.

    Masa kritis ini diperkirakan berlangsung mulai dari bulan September hingga Desember mendatang. Kondisi cuaca dan siklus panen pada periode tersebut berpotensi menekan angka produksi jagung nasional, yang jika tidak diantisipasi dengan cepat, dapat memicu lonjakan harga di tingkat konsumen maupun industri.

    Waspada Stok Jagung Menipis Menjelang Akhir Tahun
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Menanggapi situasi tersebut, Amran memberikan instruksi tegas kepada Perum Bulog untuk segera bergerak cepat. Ia meminta Bulog melakukan langkah pengamanan stok secara masif guna menjaga stabilitas pasokan jagung pakan. Langkah ini dianggap krusial untuk melindungi keberlangsungan usaha para peternak, terutama peternak ayam petelur yang sangat bergantung pada ketersediaan jagung sebagai komponen utama pakan.

    "Kami meminta Bulog untuk menjaga cadangan stok di angka 250 ribu ton selama bulan-bulan kritis, yakni September, Oktober, November, hingga Desember," tegas Amran saat memberikan keterangan di kediamannya, kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

    Selain mengandalkan cadangan di gudang Bulog, Kementerian Pertanian juga telah menyiapkan strategi jangka panjang untuk memperkuat produksi di tingkat petani. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan mengucurkan bantuan benih jagung secara gratis. Program ini menyasar lahan seluas 20 ribu hektare yang dikelola langsung oleh para petani di bawah binaan koperasi peternak.

    Tidak hanya soal benih, pemerintah juga berupaya memberikan kepastian pasar bagi para petani. Dalam skema ini, Bulog ditugaskan untuk berperan sebagai penyerap (off-taker) hasil panen dari lahan binaan tersebut. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kerugian di tingkat petani apabila terjadi kelebihan pasokan (oversupply) di pasar.

    Guna mendukung modernisasi pertanian, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Sebagai tahap awal, sebanyak 20 unit traktor akan didistribusikan kepada petani, dengan peluang penambahan hingga 40 unit jika kebutuhan di lapangan memang mendesak.

    Melalui kombinasi antara pengamanan stok oleh Bulog, pemberian bantuan input produksi, serta jaminan pasar, pemerintah berharap rantai pasok jagung nasional tetap terjaga. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan perlindungan ganda, baik bagi petani yang memproduksi jagung maupun bagi peternak yang membutuhkan kepastian bahan baku pakan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Umrah Sambil Dukung Timnas di Piala Asia

      11-10-2026 - 12.55

      Investasi Raksasa 10 Triliun Masuk Indonesia

      11-10-2026 - 12.20

      Bank Jatim Ekspansi ke Balikpapan

      11-10-2026 - 10.55

      Mengenal Liang Wenfeng Sang Raja AI China

      11-10-2026 - 10.20

      Solusi Menginap Seru di MotoGP Mandalika

      11-10-2026 - 08.55

      Dilema Air di Balik Ledakan Teknologi AI

      11-10-2026 - 08.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Umrah Sambil Dukung Timnas di Piala Asia
      • Investasi Raksasa 10 Triliun Masuk Indonesia
      • Bank Jatim Ekspansi ke Balikpapan
      • Mengenal Liang Wenfeng Sang Raja AI China
      • Solusi Menginap Seru di MotoGP Mandalika

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.