Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rupiah Terpuruk ke Level Rp17.915

    08-10-2026 - 16.20

    Misteri Aliran Dividen Danantara

    08-10-2026 - 14.55

    Pabrik Raksasa Korea di Pasuruan Beroperasi

    08-10-2026 - 14.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Rupiah Terpuruk ke Level Rp17.915
    • Misteri Aliran Dividen Danantara
    • Pabrik Raksasa Korea di Pasuruan Beroperasi
    • Harga Cabai Meroket Ibu Rumah Tangga Menjerit
    • Isu Jam Kerja 45 Jam Bikin Heboh
    • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Drastis
    • Aturan Baru Ojol Segera Terbit
    • Indonesia Siap Ekspor Listrik ke Tetangga
    Faktual News
    Home - Market - Pabrik Raksasa Korea di Pasuruan Beroperasi
    Market

    Pabrik Raksasa Korea di Pasuruan Beroperasi

    08-10-2026 - 14.2003 Mins Read0
    pabrik raksasa korea di pasuruan beroperasi

    Faktual.news – Langkah besar diambil oleh raksasa industri asal Korea Selatan, KT&G, dalam memperkuat dominasi manufakturnya di kancah internasional. Perusahaan tersebut secara resmi mengumumkan pengoperasian penuh pabrik keduanya yang berlokasi di Pasuruan, Jawa Timur. Ekspansi ini bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan sebuah pernyataan strategis yang menempatkan Indonesia sebagai basis produksi terbesar KT&G di luar negara asalnya.

    Dengan beroperasinya fasilitas baru ini, kapasitas produksi KT&G di tanah air melonjak drastis. Kini, perusahaan mampu memproduksi hingga 35 miliar batang rokok setiap tahunnya. Langkah masif ini diambil guna memenuhi permintaan pasar domestik yang terus tumbuh, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekspor global bagi perusahaan tersebut.

    Pabrik Raksasa Korea di Pasuruan Beroperasi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Fasilitas produksi yang megah ini berdiri di atas lahan seluas 190 ribu meter persegi. Di dalamnya, terdapat sembilan lini produksi modern yang dirancang untuk efisiensi tinggi. Investasi yang dikucurkan untuk pembangunan Pabrik 2 dan Pabrik 3 ini mencapai angka yang fantastis, yakni sekitar US$650 juta atau jika dikonversikan mencapai lebih dari Rp8,1 triliun.

    Presiden KT&G, Bang Kyung-man, mengungkapkan bahwa kehadiran mereka di Pasuruan membawa misi lebih dari sekadar bisnis. Ia menekankan pentingnya pertumbuhan bersama masyarakat setempat melalui penciptaan lapangan kerja dan transfer teknologi. Menurutnya, Pasuruan kini telah bertransformasi menjadi hub ekstraksi global bagi KT&G.

    "Produk yang lahir dari Pasuruan kini telah menembus pasar di lebih dari 90 negara, mulai dari kawasan Asia Pasifik, Taiwan, Mongolia, hingga ke Nigeria dan India. Pasuruan kini menjadi pusat produksi utama yang akan terus berkembang seiring pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Bang Kyung-man.

    Dampak ekonomi dari investasi ini pun disambut hangat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menyatakan harapannya agar keberadaan pabrik ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga lokal. Ia mendorong agar putra-putri daerah Pasuruan mendapatkan kesempatan emas untuk bekerja dan menyerap ilmu pengetahuan serta teknologi baru di sana.

    Dari sisi ketenagakerjaan, ekspansi ini memberikan angin segar bagi pasar kerja. Saat ini, KT&G telah menyerap sekitar 1.200 karyawan di seluruh fasilitasnya di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 500 orang ditempatkan khusus di fasilitas baru (Pabrik 2 dan 3). Lebih jauh lagi, keberadaan pabrik ini diprediksi akan menciptakan sekitar 3.500 lapangan kerja tidak langsung bagi masyarakat sekitar.

    Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Yoon Soon-goo, juga menambahkan bahwa proyek ini merupakan simbol kuatnya hubungan ekonomi antara Korea Selatan dan Indonesia. Investasi ini membuktikan kepercayaan tinggi investor Korea terhadap potensi Indonesia sebagai pusat manufaktur dunia. Dengan posisi geografis yang strategis, Indonesia kini semakin kokoh dalam rantai pasok global melalui peran penting KT&G di Pasuruan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Rupiah Terpuruk ke Level Rp17.915

      08-10-2026 - 16.20

      Misteri Aliran Dividen Danantara

      08-10-2026 - 14.55

      Harga Cabai Meroket Ibu Rumah Tangga Menjerit

      08-10-2026 - 12.55

      Isu Jam Kerja 45 Jam Bikin Heboh

      08-10-2026 - 12.20

      Harga Emas Antam Hari Ini Turun Drastis

      08-10-2026 - 10.55

      Aturan Baru Ojol Segera Terbit

      08-10-2026 - 10.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Rupiah Terpuruk ke Level Rp17.915
      • Misteri Aliran Dividen Danantara
      • Pabrik Raksasa Korea di Pasuruan Beroperasi
      • Harga Cabai Meroket Ibu Rumah Tangga Menjerit
      • Isu Jam Kerja 45 Jam Bikin Heboh

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.