Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kabar Gembira Pekerja Kontrak Dapat Pesangon

    07-10-2026 - 14.55

    Truk Listrik Butuh Subsidi Segera

    07-10-2026 - 14.20

    Bantuan Beras 30 Kg Cair Pekan Ini

    07-10-2026 - 12.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Kabar Gembira Pekerja Kontrak Dapat Pesangon
    • Truk Listrik Butuh Subsidi Segera
    • Bantuan Beras 30 Kg Cair Pekan Ini
    • Strategi Baru Pemerintah Dongkrak Properti
    • Misteri Perubahan Saham Bayan ke Haji Isam
    • Harga Minyak Dunia Melesat Tembus 100 Dolar
    • Defisit Perdagangan AS Melejit Tajam
    • Strategi Besar Hilirisasi Indonesia 2027
    Faktual News
    Home - Market - Truk Listrik Butuh Subsidi Segera
    Market

    Truk Listrik Butuh Subsidi Segera

    07-10-2026 - 14.2003 Mins Read0
    truk listrik butuh subsidi segera

    Faktual.news – Transisi menuju transportasi ramah lingkungan di Indonesia dinilai masih menemui jalan buntu, terutama pada sektor logistik. Peneliti dari Center for Transportation and Logistics Studies Universitas Gadjah Mada (Pustral UGM), Arif Wismadi, melontarkan desakan agar pemerintah segera mengalihkan fokus kebijakan dengan memberikan subsidi khusus bagi truk listrik.

    Langkah ini dianggap krusial karena sektor angkutan barang merupakan tulang punggung ekonomi yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Menurut Arif, kebutuhan akan distribusi barang bersifat universal dan tidak bisa dihindari. Jika rantai distribusi logistik masih bergantung pada kendaraan berbahan bakar fosil, maka upaya pengurangan emisi karbon akan sulit tercapai secara signifikan.

    Truk Listrik Butuh Subsidi Segera
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Dalam forum diskusi Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2026 yang digelar di Jakarta Pusat, Rabu (7/10), Arif menyoroti ketimpangan dalam distribusi insentif kendaraan listrik selama ini. Ia menilai kebijakan subsidi yang ada saat ini cenderung tidak tepat sasaran karena lebih banyak dinikmati oleh kelompok masyarakat kelas atas.

    "Jika kita melihat pada angkutan penumpang, subsidi kendaraan listrik saat ini mayoritas jatuh ke tangan orang-orang kaya yang membeli mobil pribadi. Begitu pula dalam konteks pembelian barang, subsidi masih belum menyentuh sektor yang paling membutuhkan," ungkap Arif.

    Kesenjangan harga menjadi tembok besar bagi pelaku industri logistik untuk beralih ke teknologi hijau. Data dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menunjukkan fakta yang cukup mengejutkan: harga satu unit truk listrik saat ini masih sangat tinggi. Biaya pengadaannya bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan truk konvensional yang menggunakan mesin diesel.

    Selain masalah harga beli, Arif juga menyoroti pentingnya dukungan dari sektor finansial. Ia mengusulkan adanya relaksasi skema pembiayaan dari pihak perbankan untuk mempercepat adopsi truk listrik, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu solusi konkret yang ditawarkan adalah kemudahan akses kredit, di mana pelaku usaha cukup menggunakan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebagai agunan utama.

    Urgensi elektrifikasi armada angkutan ini bukan sekadar masalah ekonomi, melainkan juga darurat lingkungan. Meski jumlah armada truk dan bus di Indonesia relatif kecil jika dibandingkan dengan total kendaraan lainnya, dampak polusi yang dihasilkan sangatlah masif.

    Mengacu pada data Korlantas Polri, populasi truk dan bus di tanah air hanya berjumlah sekitar 2,3 juta unit. Angka ini hanya merepresentasikan 3,9 persen dari total 150 juta kendaraan konvensional yang beroperasi di jalanan Indonesia. Namun, meskipun jumlahnya sedikit, kontribusi emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan oleh armada besar ini merupakan salah satu penyumbang polusi terbesar di udara. Oleh karena itu, beralih ke truk listrik dianggap sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan kualitas udara nasional.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Kabar Gembira Pekerja Kontrak Dapat Pesangon

      07-10-2026 - 14.55

      Bantuan Beras 30 Kg Cair Pekan Ini

      07-10-2026 - 12.55

      Strategi Baru Pemerintah Dongkrak Properti

      07-10-2026 - 12.20

      Misteri Perubahan Saham Bayan ke Haji Isam

      07-10-2026 - 10.55

      Harga Minyak Dunia Melesat Tembus 100 Dolar

      07-10-2026 - 10.20

      Defisit Perdagangan AS Melejit Tajam

      07-10-2026 - 08.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Kabar Gembira Pekerja Kontrak Dapat Pesangon
      • Truk Listrik Butuh Subsidi Segera
      • Bantuan Beras 30 Kg Cair Pekan Ini
      • Strategi Baru Pemerintah Dongkrak Properti
      • Misteri Perubahan Saham Bayan ke Haji Isam

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.