Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga Minyak Dunia Melorot ke US$100

    06-10-2026 - 10.55

    Siswa Jadi Pelayan Makan Bergizi Gratis

    06-10-2026 - 10.20

    Dua Sosok Kuat Calon Anggota BPK Baru

    06-10-2026 - 08.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Harga Minyak Dunia Melorot ke US$100
    • Siswa Jadi Pelayan Makan Bergizi Gratis
    • Dua Sosok Kuat Calon Anggota BPK Baru
    • Strategi Rp31 Triliun Jaga Ekonomi Nasional
    • Strategi Baru Kemenperin Perkuat Industri
    • Ancaman Impor Hantam Industri Lokal
    • Kebangkitan Sang Hyang Seri Cetak Laba
    • Harga Cabai Melonjak Drastis Capai 200 Ribu
    Faktual News
    Home - Market - Siswa Jadi Pelayan Makan Bergizi Gratis
    Market

    Siswa Jadi Pelayan Makan Bergizi Gratis

    06-10-2026 - 10.2003 Mins Read0
    siswa jadi pelayan makan bergizi gratis

    Faktual.news – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan terobosan baru dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Alih-alih dibagikan dalam bentuk nasi kotak yang sudah dikemas secara individual, pemerintah kini mulai menguji coba sistem penyajian prasmanan langsung di dalam ruang kelas. Uniknya, dalam skema uji coba ini, para siswa justru dilibatkan secara aktif untuk menyajikan makanan kepada teman-teman sekelas dan guru mereka.

    Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan bahwa langkah inovatif ini telah mulai diuji coba sejak Senin (5/10). Saat ini, lebih dari 60 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur pusat telah menjalankan sistem piloting tersebut. Melalui metode prasmanan, makanan yang telah dimasak di dapur pusat akan diantarkan ke sekolah dalam kondisi yang masih hangat, sehingga kualitas rasa dan kesegarannya tetap terjaga hingga sampai ke tangan siswa.

    Siswa Jadi Pelayan Makan Bergizi Gratis
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sudaryono mengungkapkan bahwa pemilihan sistem prasmanan bukan tanpa alasan. Selain untuk menjaga suhu makanan agar tidak cepat dingin, metode ini bertujuan untuk meminimalkan jeda waktu penyajian yang berisiko merusak kualitas gizi makanan. Selain itu, sistem ini diharapkan mampu menekan angka sisa makanan atau food waste. Dengan konsep prasmanan, siswa yang merasa masih lapar dapat mengambil porsi tambahan selama persediaan masih tersedia, sehingga makanan tidak terbuang percuma.

    Lebih dari sekadar urusan perut, sistem ini juga membawa misi edukasi karakter. Sudaryono mengibaratkan mekanisme ini menyerupai budaya makan di Jepang, di mana siswa memiliki tanggung jawab sosial melalui jadwal piket. Dalam kelompok piket yang terdiri dari lima hingga enam orang, siswa akan bertugas menggunakan celemek dan sarung tangan untuk melayani teman-temannya. Hal ini diharapkan dapat menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab sejak dini.

    "Jika sudah terbiasa, sistem ini akan sangat bagus, sama seperti yang diterapkan di negara maju. Namun, kami menyadari bahwa ini memerlukan pelatihan yang cukup karena melibatkan pihak sekolah dan para siswa secara langsung," ujar Sudaryono saat memberikan keterangan di Jakarta Selatan.

    Saat ini, wilayah uji coba mencakup beberapa daerah strategis seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, hingga Papua, termasuk di Jayapura. BGN tengah memantau secara ketat bagaimana efektivitas sistem ini, mulai dari jumlah makanan yang dihabiskan hingga kendala teknis yang muncul di lapangan.

    Terkait sumber makanan, BGN menegaskan bahwa tidak semua sekolah wajib memiliki dapur sendiri. Makanan dapat dipasok dari dapur pusat (SPPG) yang kemudian didistribusikan ke sekolah-sekolah. Namun, untuk institusi dengan populasi siswa yang sangat besar, seperti pesantren yang memiliki ribuan santri, penyediaan makanan dapat dilakukan dengan memasak langsung di lingkungan sekolah menggunakan fasilitas dapur yang tersedia. Evaluasi menyeluruh akan terus dilakukan sebelum program ini diperluas ke seluruh pelosok negeri.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Harga Minyak Dunia Melorot ke US$100

      06-10-2026 - 10.55

      Dua Sosok Kuat Calon Anggota BPK Baru

      06-10-2026 - 08.55

      Strategi Rp31 Triliun Jaga Ekonomi Nasional

      06-10-2026 - 08.20

      Strategi Baru Kemenperin Perkuat Industri

      06-10-2026 - 05.55

      Ancaman Impor Hantam Industri Lokal

      06-10-2026 - 05.20

      Kebangkitan Sang Hyang Seri Cetak Laba

      06-10-2026 - 02.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Harga Minyak Dunia Melorot ke US$100
      • Siswa Jadi Pelayan Makan Bergizi Gratis
      • Dua Sosok Kuat Calon Anggota BPK Baru
      • Strategi Rp31 Triliun Jaga Ekonomi Nasional
      • Strategi Baru Kemenperin Perkuat Industri

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.