Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya

    02-10-2026 - 08.55

    Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan

    02-10-2026 - 08.20

    Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu

    02-10-2026 - 05.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya
    • Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan
    • Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu
    • Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi
    • Aturan Baru Pajak Perhiasan Segera Terbit
    • Mengenang Masa Kelam Inflasi 650 Persen
    • Strategi Baru Jaga Ekonomi Tetap Ngegas
    • Rahasia Sukses Livin Mandiri Kuasai Pasar
    Faktual News
    Home - Market - Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu
    Market

    Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu

    02-10-2026 - 05.5503 Mins Read0
    harga cabai rawit sumut tembus seratus ribu

    Faktual.news – Kondisi pasar tradisional di wilayah Sumatra Utara (Sumut) saat ini tengah mengalami gejolak harga komoditas pangan yang cukup signifikan. Salah satu yang paling mencolok adalah lonjakan harga cabai, di mana cabai rawit kini telah menyentuh angka fantastis yakni Rp100 ribu per kilogram. Kenaikan ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan konsumen maupun pelaku usaha kuliner di berbagai daerah.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, kenaikan harga tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan merata di beberapa kabupaten. Pengamat Ekonomi Sumatra Utara, Gunawan Benjamin, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini terlihat jelas di pasar-pasar tradisional wilayah Deliserdang, Medan, hingga Langkat. Di Kabupaten Langkat sendiri, harga cabai rawit bahkan sudah mencapai level Rp100 ribu per kilogram untuk pembelian eceran.

    Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Selain cabai rawit, jenis cabai lainnya juga mengalami eskalasi harga. Cabai merah kini dibanderol di kisaran Rp85 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai hijau menyentuh angka Rp60 ribu per kilogram, dan cabai caplak berada di angka Rp95 ribu per kilogram. Fenomena ini dipicu oleh efek domino; ketika harga cabai merah melonjak, permintaan masyarakat beralih ke jenis cabai lain, yang pada akhirnya ikut mengerek harga seluruh varietas cabai di pasar.

    Gunawan menjelaskan bahwa ada dua faktor utama yang menjadi penyebab utama krisis pasokan ini. Pertama adalah faktor cuaca, di mana curah hujan yang sangat tinggi di wilayah Sumatra Utara telah mengganggu proses produksi di lahan pertanian serta menghambat jalur distribusi dari petani ke pasar. Kedua, adanya ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan. Saat ini, sejumlah daerah sentra produksi cabai di Sumut telah melewati masa panen, sementara permintaan dari luar daerah tetap stabil dan konsisten.

    Kondisi ini menciptakan ketidakpastian pasokan yang menghantui konsumen. "Ketidakpastian terkait kesinambungan pasokan ke depan masih menjadi bayang-bayang bagi masyarakat saat ini," ujar Gunawan. Ia juga menambahkan bahwa perbedaan cuaca antara Sumut dengan wilayah lain membuat proyeksi harga ke depan menjadi sulit ditebak secara akurat.

    Dampak dari kenaikan harga ini sangat terasa bagi sektor ekonomi mikro, terutama pelaku usaha kuliner. Sektor makanan yang sangat bergantung pada sambal, seperti warung ayam penyet, menjadi pihak yang paling terpukul. Mereka kini harus menghadapi "badai" kenaikan harga ganda, yakni harga daging ayam yang tetap tinggi ditambah dengan lonjakan harga cabai yang ekstrem.

    Untuk menyiasati hal ini, pelaku usaha kuliner diprediksi akan mengambil langkah taktis, seperti mengurangi porsi sambal atau menaikkan harga jual makanan agar tetap bisa bertahan. Di sisi lain, para ibu rumah tangga juga terpaksa harus lebih kreatif dalam mengatur menu harian agar tetap sesuai dengan anggaran belanja yang ada. Jika kondisi ini terus berlanjut, cabai berpotensi menjadi salah satu pemicu utama inflasi di wilayah Sumatra Utara.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya

      02-10-2026 - 08.55

      Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan

      02-10-2026 - 08.20

      Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi

      02-10-2026 - 05.20

      Aturan Baru Pajak Perhiasan Segera Terbit

      02-10-2026 - 02.55

      Mengenang Masa Kelam Inflasi 650 Persen

      02-10-2026 - 02.20

      Strategi Baru Jaga Ekonomi Tetap Ngegas

      01-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya
      • Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan
      • Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu
      • Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi
      • Aturan Baru Pajak Perhiasan Segera Terbit

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.