Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya

    02-10-2026 - 08.55

    Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan

    02-10-2026 - 08.20

    Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu

    02-10-2026 - 05.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya
    • Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan
    • Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu
    • Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi
    • Aturan Baru Pajak Perhiasan Segera Terbit
    • Mengenang Masa Kelam Inflasi 650 Persen
    • Strategi Baru Jaga Ekonomi Tetap Ngegas
    • Rahasia Sukses Livin Mandiri Kuasai Pasar
    Faktual News
    Home - Market - Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi
    Market

    Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi

    02-10-2026 - 05.2002 Mins Read0
    harga cabai dan bbm picu inflasi

    Faktual.news – Tekanan inflasi kembali menghantam ekonomi domestik pada periode September 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya lonjakan harga pada sejumlah komoditas krusial, mulai dari bahan pangan pokok hingga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, yang menjadi motor utama penggerak inflasi nasional.

    Berdasarkan data terbaru yang dirilis, inflasi secara bulanan atau month-to-month (mtm) tercatat berada di angka 0,30 persen. Sementara itu, jika dilihat secara tahunan atau year-on-year (yoy), angka inflasi menyentuh level 3,28 persen. Fenomena ini menunjukkan adanya dinamika harga yang cukup signifikan di pasar dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

    Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa sektor makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang andil terbesar terhadap inflasi bulanan. Kelompok pengeluaran ini mencatatkan inflasi sebesar 0,88 persen dengan kontribusi terhadap inflasi sebesar 0,26 persen.

    Jika dibedah lebih dalam, komoditas cabai rawit menjadi aktor utama di balik kenaikan harga pangan. Cabai rawit memberikan andil inflasi sebesar 0,08 persen, disusul oleh cabai merah dengan andil 0,06 persen. Selain itu, harga daging ayam ras juga ikut merangkak naik dengan kontribusi sebesar 0,05 persen.

    Ateng memaparkan bahwa merosotnya pasokan cabai di pasar menjadi penyebab utama. Penurunan produksi terjadi di sejumlah daerah sentra produksi utama, seperti Magelang, Temanggung, Garut, Bandung, hingga Sampang. Kondisi ini menciptakan ketidakseimbangan antara permintaan yang tetap tinggi dengan ketersediaan stok di tingkat petani.

    Kenaikan harga daging ayam ras pun tidak luput dari perhatian. Menurut Ateng, terdapat dua faktor utama yang memicu kenaikan ini. Pertama, adanya peningkatan permintaan yang sangat tinggi seiring dengan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah. Kedua, kenaikan biaya produksi akibat melambungnya harga pakan ternak di pasaran.

    Selain cabai dan ayam, komoditas lain seperti beras, telur ayam ras, ikan segar, hingga kangkung juga turut memberikan tekanan kecil terhadap angka inflasi.

    Namun, inflasi September 2026 tidak hanya dipicu oleh sektor pangan. Penyesuaian harga pada kelompok bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi turut memberikan dampak yang cukup terasa bagi masyarakat. Beberapa produk bahan bakar mengalami kenaikan harga yang cukup drastis.

    Data BPS menunjukkan bahwa Pertamax Turbo mengalami kenaikan harga sekitar 7 persen. Lonjakan yang lebih tajam terlihat pada produk diesel, di mana Dexlite mengalami kenaikan hingga 20 persen, sementara Pertamina Dex juga naik sekitar 19 persen. Kombinasi antara kenaikan harga pangan dan energi ini menjadi tantangan tersendiri bagi daya beli masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya

      02-10-2026 - 08.55

      Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan

      02-10-2026 - 08.20

      Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu

      02-10-2026 - 05.55

      Aturan Baru Pajak Perhiasan Segera Terbit

      02-10-2026 - 02.55

      Mengenang Masa Kelam Inflasi 650 Persen

      02-10-2026 - 02.20

      Strategi Baru Jaga Ekonomi Tetap Ngegas

      01-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Strategi Baru DJP Kejar Pajak Orang Kaya
      • Kabar Gembira Jutaan Buruh Dapat Dana Tambahan
      • Harga Cabai Rawit Sumut Tembus Seratus Ribu
      • Harga Cabai dan BBM Picu Inflasi
      • Aturan Baru Pajak Perhiasan Segera Terbit

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.