Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Satu Lagi Bank Resmi Ditutup OJK

    27-09-2026 - 02.55

    Dilema Punya Mobil di Tengah Gempuran Taksi Online

    27-09-2026 - 02.20

    Strategi Baru Sejahterakan Nelayan Indonesia

    26-09-2026 - 23.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Satu Lagi Bank Resmi Ditutup OJK
    • Dilema Punya Mobil di Tengah Gempuran Taksi Online
    • Strategi Baru Sejahterakan Nelayan Indonesia
    • Indonesia Unjuk Gigi di Harvard
    • Prestasi Gemilang Layanan Informasi Pertamina
    • Terobosan Energi Bersih di Pelosok Simalungun
    • Wajah Baru Pasar Ngasem Yogyakarta
    • Misteri Utang Ratusan Triliun Kopdes Merah Putih
    Faktual News
    Home - Market - Terungkap Bulan Ini PHK Paling Mencekam di RI
    Market

    Terungkap Bulan Ini PHK Paling Mencekam di RI

    25-09-2026 - 21.2002 Mins Read0
    terungkap bulan ini phk paling mencekam di ri

    faktual.news – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) baru-baru ini merilis data yang cukup mengkhawatirkan mengenai tren pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia. Laporan terbaru menunjukkan bahwa Juni 2026 menjadi bulan paling kelam bagi para pekerja, dengan jumlah PHK mencapai puncaknya hingga 9.028 orang. Angka ini merupakan yang tertinggi sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026.

    Secara keseluruhan, sistem Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) Kemnaker mencatat total 53.490 tenaga kerja melaporkan diri terkena PHK dalam delapan bulan pertama tahun 2026. Data ini memberikan gambaran serius tentang dinamika pasar kerja di tanah air.

    Terungkap Bulan Ini PHK Paling Mencekam di RI
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Setelah Juni, bulan Mei juga menunjukkan angka PHK yang sangat tinggi, yakni 9.019 pekerja. Disusul oleh April dengan 8.498 pekerja yang terpaksa dirumahkan. Jika digabungkan, periode April hingga Juni 2026 saja telah menyumbang 26.545 kasus PHK, menjadikannya kuartal terberat dalam catatan Kemnaker di tahun tersebut.

    Rincian bulanan lainnya menunjukkan Februari mencatat 7.913 PHK, Maret 7.187 PHK, dan Januari 5.967 PHK. Sementara itu, Juli dan Agustus menunjukkan penurunan signifikan dengan masing-masing 4.897 dan 981 kasus PHK.

    Kemnaker menjelaskan bahwa pengelompokan data PHK ini didasarkan pada tanggal kejadian yang terekam dalam aplikasi JKP. Namun, perlu diingat bahwa data ini bersifat dinamis dan bisa terus berubah. Para pekerja yang mengalami PHK masih memiliki kesempatan untuk melaporkan status mereka dan mengajukan klaim JKP hingga enam bulan setelah tanggal kejadian PHK.

    Proses rekapitulasi PHK juga melibatkan serangkaian validasi ketat. Data yang masuk ke Sistem JKP akan melalui proses deduplikasi untuk menghindari pencatatan ganda. Setiap laporan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sama akan diperiksa, dan jika terdapat lebih dari satu pencatatan dalam rentang waktu kurang dari enam bulan, maka akan diidentifikasi sebagai duplikasi dan tidak akan dihitung dalam statistik akhir.

    Penting untuk dicatat, statistik PHK ini tidak mencakup kasus-kasus seperti pengunduran diri, pensiun, cacat total tetap, atau meninggal dunia. Semua ketentuan pelaporan dan perhitungan ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2025 serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2025.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Satu Lagi Bank Resmi Ditutup OJK

      27-09-2026 - 02.55

      Dilema Punya Mobil di Tengah Gempuran Taksi Online

      27-09-2026 - 02.20

      Strategi Baru Sejahterakan Nelayan Indonesia

      26-09-2026 - 23.55

      Indonesia Unjuk Gigi di Harvard

      26-09-2026 - 23.20

      Prestasi Gemilang Layanan Informasi Pertamina

      26-09-2026 - 21.55

      Terobosan Energi Bersih di Pelosok Simalungun

      26-09-2026 - 21.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Satu Lagi Bank Resmi Ditutup OJK
      • Dilema Punya Mobil di Tengah Gempuran Taksi Online
      • Strategi Baru Sejahterakan Nelayan Indonesia
      • Indonesia Unjuk Gigi di Harvard
      • Prestasi Gemilang Layanan Informasi Pertamina

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.