Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jangan Sampai Nyesel Ini Cara Siapkan Dana Bencana

    12-09-2026 - 10.55

    Terkuak Pertamina Buka Suara Pembatasan BBM

    12-09-2026 - 10.20

    Rusia Bangun Pabrik Raksasa di RI Ini Lokasinya

    12-09-2026 - 08.55
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Jangan Sampai Nyesel Ini Cara Siapkan Dana Bencana
    • Terkuak Pertamina Buka Suara Pembatasan BBM
    • Rusia Bangun Pabrik Raksasa di RI Ini Lokasinya
    • Siap siap Pertamax Bisa 20 Ribu Ini Alasannya
    • BBM Baru Ini Siap Gantikan Solar Lama di SPBU
    • Saham Bayan Ambruk Misteri Akuisisi Haji Isam
    • Terkuak Harta Haji Isam Misteri Akuisisi Bayan
    • Bantuan Beras Gratis Jangan Berani Sunat Ini Kata Bapanas
    Faktual News
    Home - Market - Terkuak Harta Haji Isam Misteri Akuisisi Bayan
    Market

    Terkuak Harta Haji Isam Misteri Akuisisi Bayan

    12-09-2026 - 02.2003 Mins Read0
    terkuak harta haji isam misteri akuisisi bayan

    faktual.news – Nama pengusaha batu bara kondang, Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam, kembali mendominasi perbincangan publik. Isu panas beredar bahwa ia tengah berencana mengakuisisi mayoritas saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) hingga 62,2 persen. Di tengah spekulasi tersebut, sorotan tajam tertuju pada estimasi kekayaan sang ‘raja sawit dan batu bara’ ini, yang konon nilai kepemilikan sahamnya di sejumlah emiten bursa efek Indonesia ditaksir mencapai angka fantastis Rp62,14 triliun.

    Namun, penting untuk digarisbawahi bahwa angka Rp62,14 triliun ini bukanlah total kekayaan bersih Haji Isam secara keseluruhan. Jumlah tersebut merupakan perkiraan nilai pasar dari saham-saham yang terafiliasi dengannya, yang tentu saja dapat berfluktuasi mengikuti dinamika harga di lantai bursa.

    Terkuak Harta Haji Isam Misteri Akuisisi Bayan
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Kepemilikan saham yang masif ini tersebar melalui jaringan keluarga dan entitas bisnis di bawah kendalinya. Di PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), Haji Isam melalui putrinya, Liana Saputri, disebut menguasai 76,69 persen saham. Dengan kapitalisasi pasar PGUN yang mencapai sekitar Rp52,64 triliun dan harga saham Rp9.175 per lembar pada penutupan perdagangan 18 Agustus 2026, nilai kepemilikan ini diperkirakan menyentuh Rp40,37 triliun.

    Selanjutnya, di PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), saham yang dipegang melalui perusahaan terafiliasi mencapai 86,64 persen. Mengingat kapitalisasi pasar JARR sebesar Rp23,17 triliun dan harga saham Rp2.510, porsi kepemilikan tersebut bernilai sekitar Rp20,07 triliun. Tak ketinggalan, di PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Haji Isam melalui PT Dua Samudera disebut memegang 76,91 persen saham. Dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp2,2 triliun dan harga saham Rp1.715, nilai kepemilikannya diperkirakan mencapai Rp1,69 triliun.

    Jika seluruh nilai pasar kepemilikan saham tersebut dijumlahkan, angkanya memang meroket hingga sekitar Rp62,14 triliun, setara dengan US$3,50 miliar. Jumlah ini bahkan tampak melampaui kekayaan beberapa konglomerat yang tercatat dalam daftar Forbes, seperti bos Alfamart Djoko Susanto dengan US$2 miliar dan Mochtar Riady sebesar US$2,2 miliar. Meski demikian, perbandingan ini tidak serta-merta menempatkan Haji Isam dalam daftar orang terkaya Forbes, sebab metode perhitungan kekayaan bersih yang digunakan berbeda.

    Hingga kini, nama Haji Isam belum tercantum dalam daftar Forbes Real Time Billionaires. Forbes sendiri menggunakan parameter kekayaan bersih, yakni total aset setelah dikurangi seluruh kewajiban. Dalam proses penghitungannya, Forbes mempertimbangkan beragam aset, mulai dari perusahaan swasta, properti, koleksi seni, hingga kepemilikan saham di perusahaan publik. Ketersediaan dokumentasi yang memadai juga menjadi faktor krusial; jika informasi tidak tersedia, aset tersebut bisa jadi tidak dimasukkan dalam perhitungan.

    Kembali ke rumor akuisisi BYAN, jika benar Haji Isam berencana mengambil alih 62,2 persen saham, maka berdasarkan harga penutupan BYAN pada 18 Agustus 2026 sebesar Rp17.275 per saham, jumlah saham yang dimaksud mencapai sekitar 20,73 miliar lembar. Secara matematis, nilai seluruh saham tersebut di pasar bisa mencapai angka fantastis Rp358,17 triliun. Namun, perlu dicatat bahwa angka ini bukan representasi nilai transaksi akuisisi yang sebenarnya, karena harga kesepakatan untuk pengambilalihan blok pengendali seringkali berbeda dari harga saham di pasar reguler.

    Sebelumnya, Bloomberg News sempat melaporkan bahwa salah satu entitas bisnis yang dikendalikan Haji Isam telah mengajukan penawaran sekitar US$3 miliar atau setara Rp52,53 triliun untuk menguasai sekitar 62 persen saham Bayan. Namun, manajemen Bayan Resources secara tegas membantah mengetahui adanya rencana transaksi tersebut. Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, pihak manajemen menyatakan, "Perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan dan/atau akuisisi sekitar 62,2 persen saham perseroan oleh Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengan Haji Isam."

    Bayan juga menegaskan ketidaktahuannya mengenai pihak-pihak yang terlibat, struktur transaksi, porsi saham yang akan dialihkan, maupun nilai transaksi yang santer dikabarkan. Dengan demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi terkait akuisisi BYAN. Sementara itu, angka Rp62,14 triliun yang dikaitkan dengan Haji Isam tetaplah estimasi nilai pasar kepemilikan saham di tiga emiten, bukan gambaran utuh dari kekayaan bersih pengusaha tersebut.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Jangan Sampai Nyesel Ini Cara Siapkan Dana Bencana

      12-09-2026 - 10.55

      Terkuak Pertamina Buka Suara Pembatasan BBM

      12-09-2026 - 10.20

      Rusia Bangun Pabrik Raksasa di RI Ini Lokasinya

      12-09-2026 - 08.55

      Siap siap Pertamax Bisa 20 Ribu Ini Alasannya

      12-09-2026 - 08.20

      BBM Baru Ini Siap Gantikan Solar Lama di SPBU

      12-09-2026 - 05.20

      Saham Bayan Ambruk Misteri Akuisisi Haji Isam

      12-09-2026 - 02.57
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Jangan Sampai Nyesel Ini Cara Siapkan Dana Bencana
      • Terkuak Pertamina Buka Suara Pembatasan BBM
      • Rusia Bangun Pabrik Raksasa di RI Ini Lokasinya
      • Siap siap Pertamax Bisa 20 Ribu Ini Alasannya
      • BBM Baru Ini Siap Gantikan Solar Lama di SPBU

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.