faktual.news – Erupsi Gunung Anak Krakatau ternyata membawa dampak tak terduga pada moda transportasi kereta api. PT Kereta Api Indonesia KAI mencatat lonjakan penumpang yang sangat signifikan menuju Ibu Kota Jakarta, khususnya dari wilayah Surabaya dan sekitarnya. Fenomena menarik ini menunjukkan bagaimana masyarakat mencari alternatif perjalanan di tengah kondisi alam yang bergejolak.
Data terbaru KAI pada Senin 7 September menunjukkan sebanyak 6.707 pelanggan memilih kereta api untuk menuju Jakarta dari Daop 8 Surabaya. Angka ini melonjak tajam hingga 88 persen dibandingkan dengan Senin 31 Agustus yang hanya mencatat 3.562 penumpang. Peningkatan drastis ini mengindikasikan bahwa kereta api menjadi solusi utama bagi banyak orang untuk tetap bergerak di tengah potensi gangguan transportasi lain.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menjelaskan bahwa kereta api kini menjadi pilihan strategis bagi masyarakat. "Kami melihat adanya peningkatan kebutuhan perjalanan masyarakat dari wilayah Daop 8 Surabaya menuju Jakarta dalam situasi seperti ini," ungkap Mahendro dalam keterangan resminya.
Tidak hanya perbandingan mingguan, lonjakan penumpang juga terlihat jelas dalam rentang waktu yang lebih singkat. Jika pada Minggu 6 September tercatat 4.669 pelanggan dari Daop 8 Surabaya menuju Jakarta, angka tersebut melesat 44 persen menjadi 6.707 pelanggan pada Senin 7 September. Ini menegaskan tren peningkatan yang konsisten dan cepat.
Mahendro turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah memercayakan perjalanannya kepada KAI. Ia juga menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memberikan pelayanan terbaik. "Kami akan senantiasa berupaya mengakomodir kebutuhan masyarakat, termasuk dengan melakukan penyesuaian jadwal atau kapasitas jika memang diperlukan," pungkas Mahendro, memastikan kesiapan KAI menghadapi dinamika permintaan.


