Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dana Koperasi Gratis Awas Pungli Jangan Tertipu

    30-06-2026 - 21.20

    Terungkap Kenapa Bursa Karbon RI Belum Moncer

    30-06-2026 - 18.20

    JHT Cair Bebas Pajak Cek Batas Saldomu Sekarang

    30-06-2026 - 14.21
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Dana Koperasi Gratis Awas Pungli Jangan Tertipu
    • Terungkap Kenapa Bursa Karbon RI Belum Moncer
    • JHT Cair Bebas Pajak Cek Batas Saldomu Sekarang
    • Putin Jujur Rusia Terancam Krisis BBM
    • Pecah Rekor Bulog Banjir Pesanan Beras Dunia
    • Hashim Bantah Keterlibatan FolaPlay Piala Dunia
    • Dana Fantastis Guyur UMKM Siap Jadi Jawara Dunia
    • GoCar Batal Pesanan Kena Denda Rp3 Ribu Simak
    Faktual News
    Home - Market - Terungkap Kenapa Bursa Karbon RI Belum Moncer
    Market

    Terungkap Kenapa Bursa Karbon RI Belum Moncer

    30-06-2026 - 18.2002 Mins Read0
    terungkap kenapa bursa karbon ri belum moncer

    faktual.news – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan OJK Friderica Widyasari Dewi mengakui geliat transaksi di bursa karbon Indonesia masih terbilang lesu. Perempuan yang akrab disapa Kiki itu menyoroti bahwa pengembangan pasar karbon bukanlah perkara mudah namun ia menegaskan implementasi di Indonesia jauh lebih baik dibanding beberapa negara lain.

    Kiki mengungkapkan bahwa untuk mendongkrak performa bursa karbon agar setara dengan raksasa seperti Tiongkok dibutuhkan dukungan yang jauh lebih masif. OJK sendiri tidak tinggal diam dan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.

    Terungkap Kenapa Bursa Karbon RI Belum Moncer
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Salah satu inisiatif kunci OJK adalah program Satu Karsa. Ini merupakan platform pembiayaan campuran atau blended finance yang dirancang khusus untuk mendukung proyek-proyek karbon berbasis alam. Program ini menjamin kredibilitas dan integritas proyek serta merupakan hasil kolaborasi erat dengan Kementerian Kehutanan. Melalui pendekatan inovatif ini Indonesia berupaya menarik investor jangka panjang guna memulihkan ekosistem sekaligus menghasilkan kredit karbon berkualitas tinggi.

    Kiki menambahkan bahwa peluncuran Satu Karsa diharapkan terlaksana pada awal Juli mendatang. Dalam acara tersebut beberapa proyek yang unit karbonnya dapat diperdagangkan di bursa akan diperkenalkan. Langkah ini krusial untuk memperkuat baik pasar primer maupun pasar sekunder karbon di Tanah Air demi kemajuan dan perkembangan pasar karbon Indonesia.

    Selain itu OJK juga telah menerbitkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia. Pedoman ini menjadi panduan penting bagi seluruh industri jasa keuangan mulai dari perbankan pasar modal asuransi hingga dana pensiun untuk menyalurkan pembiayaan yang mendukung target net zero emission Indonesia pada 2060. Kiki menekankan bahwa semua inisiatif besar ini tidak akan terwujud tanpa sokongan kuat dari sektor keuangan.

    Data OJK per 29 Mei 2026 menunjukkan bahwa jumlah pengguna jasa yang terdaftar di IDXCarbon baru mencapai 155 entitas. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan bursa karbon Uni Eropa yang memiliki 11 ribu peserta atau Tiongkok dengan 3.300 peserta.

    Secara agregat volume transaksi bursa karbon Indonesia tercatat 1,98 juta ton setara karbon dioksida tCO2e dengan nilai total Rp93,76 miliar. Khusus sepanjang Mei lalu volume transaksi hanya mencapai 219 ton CO2e senilai Rp13,33 juta dengan frekuensi 11 kali transaksi. Angka ini bahkan lebih rendah dibandingkan April 2026 yang mencatat 554 ton CO2e senilai Rp42,58 juta dari 15 kali transaksi. Hingga kini baru 10 Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca SPE-GRK yang tercatat dengan total unit karbon tersedia mencapai 3,14 juta ton CO2e.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Dana Koperasi Gratis Awas Pungli Jangan Tertipu

      30-06-2026 - 21.20

      JHT Cair Bebas Pajak Cek Batas Saldomu Sekarang

      30-06-2026 - 14.21

      Putin Jujur Rusia Terancam Krisis BBM

      30-06-2026 - 08.20

      Pecah Rekor Bulog Banjir Pesanan Beras Dunia

      30-06-2026 - 05.20

      Hashim Bantah Keterlibatan FolaPlay Piala Dunia

      29-06-2026 - 21.20

      Dana Fantastis Guyur UMKM Siap Jadi Jawara Dunia

      29-06-2026 - 18.20
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Dana Koperasi Gratis Awas Pungli Jangan Tertipu
      • Terungkap Kenapa Bursa Karbon RI Belum Moncer
      • JHT Cair Bebas Pajak Cek Batas Saldomu Sekarang
      • Putin Jujur Rusia Terancam Krisis BBM
      • Pecah Rekor Bulog Banjir Pesanan Beras Dunia

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.