Close Menu
Faktual News

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mengejar Ketertinggalan Pajak RI

    15-10-2026 - 08.20

    Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas

    15-10-2026 - 05.55

    Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman

    15-10-2026 - 05.20
    FacebookX (Twitter)Instagram
    Faktual NewsFaktual News
    • Home
    • Olahraga
      • Sepakbola
      • Esports
    • Dunia
    Trending
    • Mengejar Ketertinggalan Pajak RI
    • Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas
    • Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman
    • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
    • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN
    • Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan
    • Strategi Baru Sawit Indonesia
    • Nasib Berbeda Zulhas dan Bahlil Soal MBG
    Faktual News
    Home - Market - Sudaryono Gebrak Meja Larang Proyek Titipan
    Market

    Sudaryono Gebrak Meja Larang Proyek Titipan

    22-07-2026 - 18.2002 Mins Read4
    sudaryono gebrak meja larang proyek titipan

    faktual.news – Jakarta Kepala Badan Gizi Nasional BGN Sudaryono baru saja dilantik namun langsung membuat gebrakan tegas. Ia secara gamblang melarang keras segala bentuk praktik lobi proyek ataupun penggunaan namanya demi keuntungan pribadi dalam program Makan Bergizi Gratis MBG. Sudaryono meminta publik untuk tidak mudah percaya pada pihak manapun yang mengklaim sebagai kerabat sahabat atau orang dekatnya untuk menawarkan jasa atau proyek tertentu.

    "Jika nanti ada oknum yang menawarkan jasa dengan imbalan tertentu mengatasnamakan saya keluarga saya teman saya atau alumni yang dirasa tidak sesuai saya pastikan itu tidak benar" ujar Sudaryono usai pelantikan di Istana Negara Jakarta Pusat Rabu 22 Juli. Ia menekankan bahwa BGN akan menindak serius penyalahgunaan nama atau upaya mencari keuntungan dari program MBG.

    Sudaryono Gebrak Meja Larang Proyek Titipan
    Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

    Sudaryono juga mendesak siapa saja yang menemukan praktik serupa untuk segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum. Menurutnya lembaga yang dipimpinnya sangat serius dalam menangani perkara semacam ini. Ia bahkan secara khusus menyampaikan pesan kepada seluruh lingkaran terdekatnya baik keluarga sahabat rekan maupun alumni agar tidak mengharapkan perlakuan istimewa dalam urusan pekerjaan di BGN.

    Semua proses penyelesaian masalah dan tindak lanjut pekerjaan harus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku bukan berdasarkan kedekatan personal. "Saya tidak akan memberikan atensi khusus atau prioritas jika yang dibahas adalah seputar pekerjaan. Saya menginginkan penyelesaian masalah dan tindak lanjut dilaksanakan sesuai sistem yang ada" tegasnya.

    Sudaryono berkomitmen untuk meninggalkan budaya pengambilan keputusan secara tertutup. Ia menegaskan bahwa semua proses harus dilakukan secara terbuka dan transparan agar dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat luas. "Kita tidak lagi mengandalkan kepercayaan antarindividu atau membahas di ruang-ruang gelap dan pribadi. Segala sesuatu harus dibahas di ruang yang terang dan transparan serta dapat dilihat publik" tambahnya.

    Penataan tata kelola menjadi salah satu prioritas utama Sudaryono setelah resmi memimpin BGN. Ia menyebut lembaganya akan memperbaiki berbagai aspek yang selama ini dinilai kurang transparan termasuk menggalakkan transformasi digital dalam proses kerja. Hal ini bertujuan agar setiap aktivitas memiliki jejak administrasi yang jelas dan akuntabel. Sudaryono dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

    Ikuti Kami di Google News
    Share.FacebookTelegramWhatsAppCopy Link
    Putrawan Dian
    Putrawan Dian

      kontributor Faktual News yang mengkhususkan diri dalam pelaporan kategori Market dan Ekonomi Makro. Ia menyajikan analisis mendalam mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), nilai tukar Rupiah, dan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan.

      Baca Juga

      Mengejar Ketertinggalan Pajak RI

      15-10-2026 - 08.20

      Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas

      15-10-2026 - 05.55

      Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman

      15-10-2026 - 05.20

      Suroso Isnandar Nakhodai PLN

      15-10-2026 - 02.55

      Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      15-10-2026 - 02.20

      Misi Temukan Cadangan Migas Baru di Kalimantan

      14-10-2026 - 23.55
      Add A Comment
      Leave A ReplyCancel Reply

      Recent Posts

      • Mengejar Ketertinggalan Pajak RI
      • Masa Depan KRL Indonesia Tanpa Impor Bekas
      • Bandara Riyadh Diserang Umrah Tetap Aman
      • Suroso Isnandar Nakhodai PLN
      • Strategi Baru Danantara Perkuat PLN

      Recent Comments

      Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

      Archives

      • Oktober 2026
      • September 2026
      • Agustus 2026
      • Juli 2026
      • Juni 2026
      • Mei 2026
      • April 2026
      • Maret 2026
      • Februari 2026
      • Januari 2026
      • Desember 2025
      • November 2025
      • Oktober 2025
      • September 2025
      • Agustus 2025
      • Juli 2025
      • Juni 2025
      • Mei 2025
      • April 2025

      Categories

      • Dunia
      • Esports
      • Market
      • Olahraga
      • Sepakbola
      Faktual News
      • Home
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      • Privacy Policy
      • Disklaimer
      • Kontak
      • Tentang Kami
      © 2026 faktual.news | KR Network

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.