Faktual.news – Menjamin ketersediaan energi bagi seluruh lapisan masyarakat merupakan tanggung jawab besar yang dipikul oleh PT Pertamina (Persero). Di tengah dinamika kebutuhan energi nasional yang terus berkembang, perusahaan pelat merah ini tidak ingin kecolongan dalam menjaga stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh pelosok tanah air.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, secara terbuka memaparkan langkah-langkah strategis yang tengah disiapkan perusahaan untuk memastikan tidak ada kelangkaan BBM di masyarakat. Dalam sebuah pernyataan resmi yang disampaikan melalui kanal media sosial perusahaan, Simon menegaskan bahwa Pertamina memegang amanah besar untuk menjaga ketahanan energi nasional.

"Pertamina mengemban amanah untuk memastikan pasokan BBM tersedia untuk masyarakat di seluruh Indonesia. Kami memahami bahwa ketersediaan BBM Pertamina harus terus terjaga," ungkap Simon dengan nada tegas.
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Simon menjabarkan tiga jurus utama yang menjadi pilar strategi Pertamina dalam memperkuat layanan dan distribusi. Langkah pertama yang menjadi prioritas adalah penguatan sisi pasokan dan distribusi. Pertamina berkomitmen untuk terus menambah volume pasokan BBM serta memperkuat rantai distribusi hingga menyentuh titik-titik SPBU di berbagai daerah. Tujuannya jelas, agar setiap wilayah, baik di kota besar maupun daerah terpencil, memiliki cadangan stok yang memadai untuk kebutuhan harian.
Strategi kedua berkaitan dengan peningkatan kualitas layanan di lapangan. Pertamina menyadari bahwa kelancaran distribusi harus dibarengi dengan kecepatan pelayanan di SPBU. Oleh karena itu, perusahaan berencana menambah jam operasional SPBU serta menambah jumlah petugas di lapangan. Tidak hanya itu, penambahan armada mobil tangki juga menjadi bagian dari upaya mempercepat aliran BBM dari depot ke titik penjualan.
"Dalam kondisi tertentu, kami menambah jam operasi, mobil tangki, dan petugas SPBU, sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih andal," jelas Simon.
Jurus ketiga adalah inovasi layanan untuk memudahkan akses konsumen. Pertamina tengah menyiapkan solusi praktis melalui penyediaan SPBU modular serta layanan pengisian BBM dalam kemasan. Inovasi pengisian kemasan ini dirancang agar konsumen dapat lebih praktis membawa BBM langsung ke kendaraan mereka tanpa harus mengantre lama di pompa bensin.
Simon menekankan bahwa seluruh langkah ini diambil semata-mata untuk menempatkan masyarakat sebagai prioritas utama. "Kami adalah pelayan masyarakat. Tugas kami adalah melayani kebutuhan BBM seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.
Menutup pernyataannya, Simon menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada masyarakat Indonesia atas kepercayaan yang telah diberikan selama ini. Ia juga menegaskan bahwa Pertamina akan terus menjalin kolaborasi erat dengan berbagai pihak terkait demi menjaga keandalan pasokan energi nasional yang berkelanjutan. Melalui strategi yang terintegrasi ini, Pertamina optimis dapat memberikan pelayanan terbaik dan menjaga stabilitas energi di Indonesia.


